alexametrics

PPKM Level 4 Diperpanjang: Malang, Solo, dan Jogja Jadi Sorotan

Kematian Tinggi Akibat Isoman Serampangan
3 Agustus 2021, 12:45:40 WIB

JawaPos.com – Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM). Perpanjangan itu berlaku mulai hari ini hingga 9 Agustus.

Perpanjangan PPKM itu disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui channel Sekretariat Presiden di YouTube tadi malam. Jokowi menyampaikan, keputusan tersebut diambil setelah memperhatikan data perkembangan kasus Covid-19 di hari-hari terakhir PPKM level 4. “Gas dan rem harus dinamis ditentukan di hari-hari terakhir,” ujarnya kemarin.

Jokowi menyatakan tak bisa membuat kebijakan dalam durasi yang panjang. Pilihan derajat pembatasan kegiatan masyarakat harus mengacu pada kesehatan dan pertumbuhan ekonomi.

Dia menekankan penanganan pandemi berdasar tiga pilar. Pertama adalah percepatan vaksinasi di daerah pusat mobilisasi dan kegiatan ekonomi. Selanjutnya adalah protokol kesehatan yang ketat oleh seluruh komponen masyarakat. Lalu, kegiatan testing, tracing, dan treatment (3T) yang masif. Termasuk menjaga kapasitas rumah sakit, menambah fasilitas isolasi terpusat, dan menjamin obat serta oksigen.

Berdasar data, lanjut Jokowi, ada perbaikan kondisi pasca-PPKM level 4 yang berlaku hingga kemarin. Pemerintah sebelumnya memprediksi puncak pertambahan kasus bisa mencapai 70 ribu kasus. Namun, sejauh ini pertumbuhan tertinggi hanya 57 ribu kasus dan berangsur turun. ’’Walaupun sudah ada perbaikan, kondisi Covid-19 dinamis. Kita harus terus waspada,” bebernya. Untuk mengurangi dampak PPKM level 4, Jokowi mendorong percepatan bantuan sosial.

Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengungkapkan, penerapan PPKM level 3 dan 4 di Jawa-Bali sudah menunjukkan hasil yang cukup baik. Hal itu dapat dilihat dari penurunan BOR dan pertambahan kasus baru. Meski demikian, Luhut mengatakan bahwa indeks mobilitas sedikit mengalami kenaikan akibat beberapa pelonggaran yang dilakukan pemerintah pada 20 Juli lalu. Angka kasus harian di Jawa-Bali mengalami penurunan signifikan hingga 50 persen dari puncaknya. ’’Harapannya, kondisi ini bisa tetap kita pertahankan,” jelas Luhut kemarin.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : lyn/tau/idr /mia/dee/wan/far/c6/oni

Saksikan video menarik berikut ini:


Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads