alexametrics

Ramai-Ramai Pulang Kampung Lebih Awal

3 Mei 2021, 11:15:44 WIB

”Ini bentuk antisipasi atas perkembangan pergerakan arus kendaraan di perbatasan,” kata Plt Kepala Dishub Jateng Henggar Budi Anggoro kepada Jawa Pos Radar Semarang kemarin. Dia menyebutkan, pos penyekatan di sejumlah jalur utama Jateng membuat warga yang nekat mudik memanfaatkan jalur tikus. Karena itu, pihaknya berkolaborasi dengan kepolisian dan TNI untuk menjaga jalur-jalur itu.

Pemudik Mulai Ramaikan Pantura

Sejak Sabtu dan Minggu (1-2/5), rombongan pemudik yang menumpangi kendaraan roda dua dan empat meramaikan jalur pantai utara (pantura) Kota Tegal. Ada juga kendaraan roda empat yang lewat jalan tol. Mereka senang karena tidak ada penyekatan seperti yang digembar-gemborkan polisi selama ini.

”Kami pulang lebih awal agar bisa kumpul bersama keluarga di kampung halaman sebelum pemberlakuan larangan mudik,” terang Waryo, 44, warga asal Bodeh, Kabupaten Pemalang, yang mudik menggunakan bajaj. Dia mengaku terpaksa pulang kampung karena penumpang bajaj sepi. Dia sengaja mudik dengan bajaj untuk menghemat ongkos.

Baca juga: Cegah Mudik dari Luar Negeri, Pintu Masuk Negara Diperketat

Hal serupa dikatakan rombongan pemudik yang menggunakan motor RX King. Mereka beriringan menuju Kabupaten Batang. Dari Jakarta, ada 12 pemotor yang ikut konvoi mudik. ”Alhamdulillah, di Brebes dan Kota Tegal tidak ada penyekatan,” terang Hendro, 38, warga asal Bandar, Kabupaten Batang. ”Komunikasi lewat video call. Semua jalur aman. Mereka masih dalam perjalanan dan tidak ada yang diminta putar balik oleh petugas,” lanjutnya.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : mia/tau/wan/ygi/lyn/edi/c18/oni

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads