alexametrics

Pembentukan Satgas Investasi Hingga BLBI Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi

3 Januari 2022, 11:42:38 WIB

JawaPos.com – Jaksa Agung RI Burhanuddin menyampaikan, sepanjang tahun 2021 menjadi momentum bersejarah bagi penegakan hukum di Indonesia, khususnya Kejaksaan Republik Indonesia. Pembentukan satgas dapat membantu penegakan hukum untuk mendongkrak perekonomian nasional.

“Kita Membentuk Satgas Investasi, Satgas Pemberantasan Mafia Tanah dan Mafia Pelabuhan,dan mendukung Satgas Penanganan hak Tagih Negara Dana Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI),” kata Burhanuddin dalam keterangan Refleksi Akhir Tahun 2021 dan Rencana Program Prioritas Kejaksaan Republik Indonesia Tahun 2022, Senin (3/1).

Burhannudin juga mengatakan selama satu tahun Kejagung berhasil melakukan pengamanan pembangunan strategis terhadap 92 kegiatan dengan pagu sekitar Rp 162,5 triliun. Selain itu, penegakan integritas pegawai melalui Satgas 53 dan pelaksanan restorative justice terhadap 346 perkara.

Selama satu tahun Kejagung juga melakukan penegakan hukum tindak pidana korupsi yang berorientasi pada kerugian perekonomian negara. Seperti yang dilakukan pada terdakwa kasus korupsi PT Asabri, Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat dituntut hukuman mati oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Agung.

Burhanuddin juga mengapresiasi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir kontribusi dan kerja sama mengungkap secara tuntas mega skandal korupsi pada PT Asuransi Jiwasraya dan PT ASABRI (Persero).

“Kejagung juga menuntut pidana mati terhadap terdakwa korupsi yang telah mengulangi kejahatannya,” tuturnya.

Dalam refleksi sepanjang 2021, lanjutnya, Kejagung juga melakukan berbagai langkah strategis menjaga marwah institusi dan penguatan kelembagaan. Hal itu diantaranya, penyelamatan dan pengembalian kerugian negara yang berhasil dilakukan oleh Pusat Pemulihan Aset sebesar Rp 255,5 miliar.

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Romys Binekasri

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads