alexametrics

160 Ribu Personel Siaga, Kakorlantas Jamin Natal dan Tahun Baru Lancar

2 Desember 2019, 21:36:24 WIB

JawaPos.com – Korlantas Polri akan menggelar operasi Natal 2019 dan Tahun Baru 2020. Pengamanan itu bagian dari aksi kemanusian yang langsung dipimpin oleh Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Istiono.

“Ini operasi kemanusiaan. Jadi kami mengutamakan tindakan pencegahan dan imbauan. Agar para pengguna jalan bisa lancar,” kata Istiono di sela-sela rapat gabungan Korlantas, Kemenhub, Kemendes dan PDTT, dengan Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (2/12).

Alumnus Akademi Kepolisian (Akpol) 1987 itu mengatakan, pihaknya akan menyiagakan 160 ribu personel. “Lebih kurang itu sekitar 80 ribu dari pusat, perkuatan lain sekitar 70 ribu lebih dari berbagai wilayah di Indonesia yang kami libatkan,” katanya.

Lebih lanjut, Istiono memprediksi puncak kepadatan lalu lintas akan terjadi pada 21-22, 25, 28 dan 29, Desember 2019.

“Kami prediksi terjadi kepadatan di sana. Oleh karena itu gelar pasukan yang akan kami laksanakan pada 20 Desember,” ujarnya.

Setelah itu, lanjut dia, pasukan akan disebar untuk bersiaga pada titik-titik yang sudah ditentukan termasuk lokasi pelayanan publik.

“Semua jalur pengamanan, semua lini kami akan lakukan,” tegasnya.

Istiono juga menjelaskan, ada titik konsentrasi yang diamankan seperti jalur tol dan non-tol, lokasi wisata, pusat perekonomian, tempat-tempat ibadah dan juga termasuk jalur-jalur pelabuhan maupun bandara.

“Itu tempat-tempat kosentrasi massa yang menjadi sasaran fokus kami untuk dilakukan pengamanan agar tertib dan berjalan aman di sana,” ujarnya.

Mantan Kapolda Bangka Belitung itu menambahkan, pihaknya sudah memetakan titik konsentrasi yang biasanya terjadi kemacetan. Misalnya penumpukan kendaraan ada di rest area, persinggungan di titik-titik bottle neck dan lainnya.

Selain tol, kata dia, titik kemacetan di jalur non-tol juga sudah diprediksi. Salah satunya jalur Nagreg, yang pasti akan terjadi kepadatan arus kendaraan. Pun demikian di jalur wisata pasti terjadi peningkatan arus lalu lintas dan kemacetan.

“Ya pasti terjadi karena semua mengarah pada satu titik. Karena sudah masuk bulan kemacetan. Jadi wajar saja,” paparnya.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Antara



Close Ads