alexametrics

BNPB: 4 Hari Usai Gempa Bumi Sulteng, Bau Mayat Mulai Tercium

2 Oktober 2018, 17:36:15 WIB

JawaPos.com – Gempa berkekuatan 7,4 skala richter (SR) disertai tsunami yang melanda Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9), menimbulkan ribuan korban jiwa. Akibatnya, bau mayat yang masih tertimbun ataupun sudah ditemukan mulai mengeluarkan aroma tidak sedap.

“Korban meninggal sejak hari Jumat lalu kondisinya sudah tercium bau yang tidak enak,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho di kantornya, Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Selasa (2/10).

Atas hal ini, seluruh tim gabungan bekerja keras mencari dan mengidentifikasi korban secepat mungkin agar proses evakuasi hingga perbaikan cepat rampung.

“Jadi identifikasinya dilakukan secara cepat, kalau dengan Disaster Victim Investigation (DVI) itu sering kali memerlukan waktu. Sehingga identifikasi secara cepat dilakukan dengan potret wajah, juga dipotret ciri-ciri khas dalam tubuh korban. Itu yang dilakukan oleh petugas di sana agar dalam proses pemakaman cepat,” ucap Sutopo.

Adapun upaya yang dilakukan yakni mem-fogging atau pengasapan untuk menghilangkan bau dan meminimalisasi potensi berbagai macam penyakit.

Terkait bantuan, saat ini kata Sutopo sudah ada 26 negara dan dua organisasi internasional yang telah menawarkan bantuan untuk Sulteng. Adapun bantuan yang diinginkan pemerintah Indonesia sendiri fokus terhadap enam bantuan.

Air transportation, pesawat udara yang mampu landing dengan bandara sepanjang 2.000 meter, tenda, water treatment, genset, rumah sakit dan personel tenaga medis, serta fogging,” pungkasnya.

Editor : Fersita Felicia Facette

Reporter : (am2/ce1/JPC)

Copy Editor :

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
BNPB: 4 Hari Usai Gempa Bumi Sulteng, Bau Mayat Mulai Tercium