alexametrics

61.687 Orang Mengungsi Akibat Gempa Palu, Ini yang Diperlukan Warga

2 Oktober 2018, 18:37:02 WIB

JawaPos.com – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat hingga hari ini terdapat 61.867 orang yang mengungsi akibat gempa 7,4 skala richter (SR) yang mengguncang sejumlah wilayah di Sulawesi Tengah pada Jumat (28/9) lalu. Para pengungsi itu tersebar di 109 titik yang ada di wilayah Palu dan Donggala.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, pengungsi kebanyakan adalah mereka yang rumahnya hancur karena guncangan gempa atau rata dengan tanah akibat tsunami. Bahkan ada pula pengungsi yang masih trauma dengan gempa susulan, sehingga memilih untuk tinggal di luar rumah.

“Setiap titik (jumlah pengungsi) bervariasi, ada yang 13 orang ada yang sampai 10.086 orang,” kata Sutopo di Graha BNPB, Jalan Raya Pramuka, Jakarta Timur, Selasa (2/10).

Sutopo menjelaskan, tempat pengungsian banyak yang didirikan di lapangan terbuka, sebagian di halaman kantor dan sebagian lagi di masjid.

Menurutnya, belum semua pengungsi mendapatkan kebutuhan dasar yang diperlukan. “Seperti tenda itu butuh banyak, selimut, matras, makanan, minuman, pelayanan kesehatan, air bersih, sanitasi, MCK, trauma healing, dan lainnya masih diperlukan,” ujar Sutopo.

Hal ini karena keterbatasan logistik serta kendala dalam menyalurkannya. “Perlu waktu untuk penanganan karena suplai demand logistik daerah bencana mengalami gangguan,” tandasnya.

Editor : Kuswandi

Reporter : (rdw/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua
61.687 Orang Mengungsi Akibat Gempa Palu, Ini yang Diperlukan Warga