alexametrics

Jokowi Perintahkan Mendagri Buka Blokir Jalan-jalan di Daerah

2 April 2020, 12:35:57 WIB

JawaPos.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar rapat terbatas dengan jajaran kabinetnya. Rapat tersebut membahas mengenai persiapan bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1441 Hijriyah.

Jokowi mengatakan, bulan Ramadan dan Idul Fitri kali ini berbeda. Karena saat ini pemerintah sedang melawan wabah virus Korona atau Covid-19.

‎”Saat ini memang berada dalam konteks yang berbeda dari sebelumnya, karena kita menghadapi tantangan Covid-19,” ujar Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis (2/4).

Lebih lanjut, Jokowi juga memerintahkan kepada kabinetnya ‎untuk memperhatikan ketersediaan bahan-bahan pokok. Sehingga masyarakat tidak kesulitan saat menghadapi Ramadan dan Idul Fitri nanti.

“Saya minta betul-betul dicek di lapangan terkait ketersediaan bahan-bahan pokok, dan saya cek juga ke Bulog, saya cek juga ke daerah-daerah mengenai panen raya seperti apa, dan melihat beras daging telur, gula terigu dan lain-lain masih berada dalam kondisi baik,” katanya.

“Tadi menpan sudah menyampaikan bahwa minggu depan harga akan turun pada kondisi normal lagi Rp 12.500, Mendag juga menyampaikan kepada saya bahwa bawang juga sudah beberapa sudah masuk, dan kita harapkan bawang putih pada Minggu depan atau syukur minggu ini kembali ke harga normal 20-30 ribu,” tambahnya.

Jokowi juga ingin pasokan bahan pokok distribusinya bisa lancar. Sehingga dia memerintahkan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian untuk turun tangan. Jangan sampai bahan pokok distribusinya terhambat karena adanya penutupan akses jalan akibat Korona.

“Saya harapkan Mendagri memberi teguran kepada daerah yang memblokir jalan-jalannya. Ini agar urusan distribusi logistik ini tidakk terganggu,” katanya.

Selain itu, Jokowi juga mengaku mendapatkan infomasi jika ada distribusi berasa terganggu karena jalannya diblokir. Sehingga saya minta Mendagri Tito Karnavian untuk bisa memberitahukan kepada kepala daerah tidak melakukan pemblokiran jalan.

“Jadi tolong Pemda diberitahu mengenai hal ini,” tuturnya.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : Gunawan Wibisono



Close Ads