
Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah Haedar Nashir memberikan pernyataan Hari Pendidikan Nasional, Kamis (2/5).
JawaPos.com - Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir, mengajak seluruh keluarga persyarikatan Muhammadiyah maupun Cabang Istimewa Muhammadiyah (CIM) di luar negeri, untuk bersama-sama merasakan bahwa musibah yang melanda wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh merupakan cobaan yang sangat berat.
Namun, dengan spiritualitas, ketabahan, kesabaran, ikhtiar, serta kebersamaan lintas agama, Muhammadiyah meyakini musibah ini dapat dihadapi bersama.
"Pimpinan Pusat Muhammadiyah, yang mewakili seluruh keluarga besar Muhammadiyah di tanah air maupun Cabang Istimewa Muhammadiyah (CIM) di luar negeri, menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas musibah dan bencana yang menimpa saudara-saudara tercinta di wilayah terdampak," kata Haedar Nashir dalam keterangan tertulis, Minggu (21/12).
Di tengah situasi duka ini, lanjut Haedar, Muhammadiyah mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk seluruh warga Persyarikatan Muhammadiyah, untuk menumbuhkan kepedulian, berbagi, dan merasakan penderitaan saudara-saudara yang terdampak bencana.
"Kepedulian tersebut dapat diwujudkan melalui perbuatan nyata sesuai kemampuan masing-masing, baik secara perorangan, keluarga, kelompok, masyarakat, hingga organisasi," ucapnya.
Menurutnya, bantuan dapat diberikan dalam berbagai bentuk, mulai dari penghimpunan dana, pemenuhan kebutuhan sehari-hari, hingga dukungan jangka panjang dalam program rehabilitasi pendidikan, sosial, kesehatan, dan bidang lainnya.
"Muhammadiyah meyakini bahwa bangsa Indonesia memiliki pengalaman panjang dalam membangun solidaritas dan berbagi di saat-saat sulit seperti ini," tegasnya.
Selain itu, Muhammadiyah terus mengonsolidasikan gerakan kemanusiaannya melalui Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC), LazisMu, Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU), serta unsur-unsur terkait lainnya. Seluruh sumber daya yang dimiliki telah dikerahkan, baik dana, tenaga, relawan, dokter, maupun sukarelawan lainnya, untuk penanganan kedaruratan bencana.
Selain fase tanggap darurat, kata Haedar, Muhammadiyah juga menyiapkan keterlibatan dalam fase pascabencana yang membutuhkan proses panjang. Oleh karena itu, Muhammadiyah mengharapkan optimalisasi dukungan dan bantuan dari seluruh pihak.
"Bagi warga bangsa yang belum dapat membantu secara langsung, Muhammadiyah mengajak untuk setidak-tidaknya menyertakan doa, empati, dan ungkapan duka cita dengan penuh ketulusan bagi para korban bencana," tuturnya.
Lebih lanjut, Haedar menyadari bahwa dalam situasi bencana kerap muncul beragam pandangan, pendapat, dan opini di ruang publik. Semua pandangan tersebut harus dihargai.
Namun, Muhammadiyah mengajak agar seluruh energi, pikiran, dan perbedaan pandangan disatukan demi tujuan utama, yakni menanggulangi bencana dan meringankan penderitaan saudara-saudara yang terdampak.
"Pimpinan Pusat Muhammadiyah menegaskan bahwa sikap, pandangan, dan pernyataan resmi Persyarikatan Muhammadiyah terkait musibah dan kebencanaan hanya disampaikan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah," pungkasnya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
