Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 2 September 2025 | 00.38 WIB

Prabowo Perintahkan Kapolri Listyo Sigit Naikkan Pangkat Polisi yang jadi Korban saat Jaga Demonstrasi: Mereka Membela Negara dan Rakyat

Presiden Prabowo Subianto memberi keterangan usai jenguk korban kerusuhan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Senin (1/9/2025). polisi yang jaga demonstrasi akan naik pangkat. (Ferlynda Putri/Jawa Pos) - Image

Presiden Prabowo Subianto memberi keterangan usai jenguk korban kerusuhan di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Senin (1/9/2025). polisi yang jaga demonstrasi akan naik pangkat. (Ferlynda Putri/Jawa Pos)

JawaPos.com - Presiden Prabowo memerintahkan Kapolri Listyo Sigit untuk menaikkan pangkat para personel kepolisian, yang menjadi korban luka saat bertugas mengamankan jalannya aksi demonstrasi beberapa hari belakangan.

menurut Prabowo, mereka sudah bekerja keras untuk membela negara maupun rakyat yang menyuarakan aspirasinya.

“Saya sampaikan ke Kapolri, saya minta semua petugas dinaikkan pangkat luar biasa karena bertugas di lapangan membela negara dan rakyat,” tutur Kepala Negara usai menjenguk korban kerusuhan dari pihak masyarakat sipil maupun anggota Polri di RS Polri Kramat Jati, Jakarta, Senin (1/9).

Prabowo juga menyebut bahwa aparat harus melindungi demonstran yang baik dan menaati aturan dalam menyampaikan pendapat.

Dia menyatakan bahwa cara menyampaikan pendapat di muka umum sudah diatur dalam undang-undang. Misalnya minta izin dan berhenti pada pukul 18.00.

Sementara itu, Kapolri Listyo Sigit menegaskan bahwa ia mendapat perintah dari Prabowo untuk memberikan penghargaan bagi prajurit yang sudah menjadi korban dalam aksi demonstrasi yang berujung kerusuhan beberapa hari belakangan.

“Kami diminta untuk menaikkan pangkat, menyekolahkan, dan memberikan penghargaan terbaik untuk prajurit kita yang sudah bekerja keras dan menjadi korban,” bebernya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto hari ini, Senin (1/9) mengunjungi korban kerusuhan demonstrasi di Jakarta yang dirawat di RS Polri Kramat Jati.

Ada 17 orang yang masih dirawat di rumah sakit tersebut, terdiri dari aparat kepolisian dan warga sipil.

“(Salah satu korban) adalah perempuan yang mau ke pasar naik motor. Dipatahkan pahanya dan motornya diambil oleh yang katanya para demonstran atau apa. Yang jelas ini perusuh,” kata Prabowo usai mengunjungi korban didampingi Kapolri Listyo Sigit.

Hingga hari ini, RS Polri Kramat Jati merawat 43 orang korban kerusuhan demonstrasi. Sebagian besar sudah pulang. Dari 17 yang dirawat, tiga diantaranya adalah sipil. Sisanya adalah aparat Kepolisian.

Prabowo dapat laporan jika mereka yang dirawat mengalami luka kepala hingga harus operasi tempurung. Ada juga aparat yang harus transplantasi ginjal karena mengalami penganiayaan.

Prabowo mengaku dapat laporan jika demonstran yang datang bertruk-truk dan ada yang membawa petasan besar. Banyak anggota kepolisian yang terkena petasan.

“Bayangkan kalau laki-laki terbakar alat vitalnya. Menurut saya memang sudah rusuh, niatnya membakar. Ditemukan truk isinya alat untuk membakar,” katanya.

Editor: Bayu Putra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore