Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 27 Mei 2025 | 15.09 WIB

Tak Pakai Teknologi Canggih, Panen Padi Perdana di Papua Tembus 2,8 Ton per Hektare, Presiden Prabowo Beri Apresiasi

Presiden Prabowo apresiasi keberhasilan panen padi perdana di Papua yang hasilkan 2,8 ton per hektare. (Istimewa) - Image

Presiden Prabowo apresiasi keberhasilan panen padi perdana di Papua yang hasilkan 2,8 ton per hektare. (Istimewa)

JawaPos.com – Panen perdana padi di Kampung Wanam, Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, berhasil mencapai hasil sekitar 2,8 ton per hektare. Keberhasilan ini diraih meski tanpa mengandalkan teknologi pertanian modern yang biasa digunakan di daerah lain.

Program penanaman padi seluas satu juta hektare di Papua ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional. Panen yang berlangsung pada Mei 2025 ini menjadi bukti nyata bahwa Papua bisa menjadi lumbung pangan baru Indonesia.

Presiden Prabowo Subianto memberikan apresiasi khusus atas keberhasilan ini, sekaligus mengakui peran besar pengusaha nasional Haji Andi Syamsuddin Arsyad, atau yang akrab disapa Haji Isam. Pengusaha pemilik Jhonlin Group ini berkontribusi signifikan dalam membuka lahan dengan memanfaatkan sekitar 2.000 eskavator dari China, sehingga proses pembukaan lahan berjalan lebih cepat dan efektif.

Direktur Eksekutif Citra Komunikasi LSI Denny JA, Toto Izul Fatah, mengatakan bahwa keberhasilan panen ini harus menjadi inspirasi bagi para pengusaha besar di Indonesia.

“Banyak yang meragukan program ini, terutama karena lokasi di Papua, yang bukan daerah pertanian tradisional seperti Jawa atau Sumatera. Namun faktanya, hasil panen yang cukup besar ini membuktikan kerja keras dan ketulusan mendukung ketahanan pangan,” ujar Toto, Senin (26/5).

Toto menilai Haji Isam menunjukkan nasionalisme yang tinggi dengan ikut berperan aktif tanpa mengutamakan keuntungan semata.“Ini contoh pengusaha yang benar-benar peduli masa depan bangsa dan kesejahteraan rakyat,” tambahnya.

Keberhasilan panen ini tidak hanya memperkuat stok beras nasional, tetapi juga membuka lapangan kerja serta menggerakkan ekonomi lokal di Papua. “Dengan keberhasilan ini, Indonesia semakin dekat untuk mewujudkan ketahanan pangan tanpa ketergantungan impor,” ujar Toto.

Melihat hasil panen perdana yang menggembirakan ini, pemerintah dan semua pihak diharapkan terus mendukung pengembangan pertanian Papua sebagai lumbung pangan masa depan Indonesia.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore