
Puluhan mahasiswa Trisakti terlibat bentrokan dengan aparat kepolisian saat nekat menerobos masuk ke area Balai Kota, Rabu (21/5) sore. (Istimewa)
JawaPos.com – Detik-Detik mahasiswa Trisakti serbu Balai Kota Jakarta terekam kamera pengawas atau CCTV. Puluhan mahasiswa itu terekam jelas saat nekat menerobos masuk ke area pemerintahan Balai Kota, Rabu (21/5) sore. Aksi ini berujung bentrokan panas antara mahasiswa dan aparat kepolisian.
Dalam rekaman CCTV yang beredar, sekitar pukul 16.34 WIB, puluhan mahasiswa Trisakti terlihat melawan arah lalu lintas sambil membawa sepeda motor mereka menuju Balai Kota DKI Jakarta.
Sesampainya di depan Balai Kota, dua orang mahasiswa yang tengah berboncengan masuk ke dalam area Balai Kota yang saat itu masih terbuka sebagai akses keluar masuk pegawai. Melihat hal itu, petugas langsung menutup rapat-rapat pintu gerbang.
Tak terima, massa aksi yang berada di luar langsung menyerang petugas. Bentrokan pun pecah.
Dalam video lainnya, terlihat jelas aksi saling pukul antara mahasiswa dan petugas keamanan yang bahkan merembet hingga ke dalam area Balai Kota.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat Ipda Ruslan mengungkap secara rinci kronologi bentrokan yang melibatkan mahasiswa dan aparat keamanan.
Ia menjelaskan bahwa awalnya massa aksi bergerak dari kampus menuju Jalan Kebon Sirih. “Lalu mokom (mobil komando) dan beberapa massa aksi belok kanan jalan Merdeka Selatan dengan lawan arah menuju Balai Kota," terangnya.
"Dua orang mahasiswa menggunakan sepeda motor menerobos masuk pintu gerbang Balai kota sehingga terjadi keributan dan pengeroyokan terhadap 7 anggota Polri," sambungnya.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Pusat AKBP M Firdaus menyebut, sebanyak 93 mahasiswa Trisakti langsung diamankan usai bentrok dengan petugas keamanan.
"93 orang massa aksi dan 43 unit sepeda motor yg diamankan dan di bawa ke Polda," ujar Firdaus saat dikonfirmasi.
Firdaus juga menambahkan bahwa kericuhan ini menyebabkan tujuh anggota kepolisian mengalami luka akibat dugaan penganiayaan oleh massa aksi.
Diketahui, sebanyak 967 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, dan Polsek disiagakan sejak pagi untuk mengamankan dua aksi demonstrasi di kawasan Silang Monas Selatan.
Pada pagi hari, Ikatan Lintas Pegawai Perguruan Tinggi Negeri Baru Se-Indonesia menyuarakan tuntutan pengalihan status PPPK BAST PTNB menjadi PNS. Kemudian pada siang hari, Mahasiswa Trisakti akan menggelar aksi untuk menuntut penyelesaian dan pengungkapan kasus Tragedi Trisakti 12 Mei 1998.
Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro menegaskan, seluruh personel pengamanan akan menjalankan tugas dengan pendekatan humanis dan profesional.
"Kami akan layani saudara-saudara kita yang akan menyampaikan pendapatnya dengan cara humanis dan profesional," kata Susatyo.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
