Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 2 Mei 2025 | 03.04 WIB

Gubernur Khofifah Setujui 17 Tuntutan Buruh, Siapkan 10 Ribu Pelatihan untuk Korban PHK hingga Umumkan Beasiswa

Gubernur Khofifah saat membagikan bunga mawar merah kepada massa buruh, sebagai tanda penghargaan dan solidaritas. (Juliana Christy / JawaPos.com) - Image

Gubernur Khofifah saat membagikan bunga mawar merah kepada massa buruh, sebagai tanda penghargaan dan solidaritas. (Juliana Christy / JawaPos.com)

JawaPos.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyatakan telah menyetujui 17 tuntutan buruh yang disampaikan dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2025 di Surabaya, Kamis (1/5). Hal itu disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat menemui massa buruh di depan Kantor Gubernur Jatim, Jalan Pahlawan.

Momen itu berlangsung meriah dan penuh semangat. Dari atas panggung utama, Khofifah didampingi Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, dan Kapolda Jatim Irjen Pol Imam Sugianto, menyapa ribuan buruh.

Setelah menyampaikan sambutan, suasana haru dan kebersamaan tercipta saat Khofifah memotong tumpeng dan meniup lilin ulang tahun di atas kue Hari Buruh sebagai simbol perayaan bersama. Ia juga membagikan bunga mawar merah kepada massa buruh sebagai tanda penghargaan dan solidaritas.

“Mereka dikawal, dan alhamdulillah semua bisa berjalan dengan baik. Rekomendasi mereka sudah kita bahas bersama dan kita setujui, ada 17 poin rekomendasi,” kata Khofifah setelah menemui massa.

Ia juga mengumumkan bahwa Pemprov Jatim tengah menyiapkan program pelatihan keterampilan profesional bagi korban pemutusan hubungan kerja (PHK). Sebanyak 10 ribu kuota disiapkan lengkap dengan sertifikasi keterampilan.

“Jawa Timur sedang menyiapkan 10 ribu program pelatihan profesional dengan sertifikasi bagi mereka yang menjadi korban PHK. Ini di luar program Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) dari BPJS Ketenagakerjaan. Harapannya, mereka bisa naik kelas dan kembali terserap di dunia kerja,” ujarnya.

Program pelatihan ini akan berjalan seiring dengan JKP yang saat ini sudah dikoordinasikan bersama BPJS Ketenagakerjaan.

Di sisi lain, Pemprov juga memperluas akses pendidikan bagi anak buruh. Selain kuota afirmasi 5 persen untuk masuk SMA negeri yang sudah berjalan sejak 2019, Pemprov juga menyiapkan beasiswa baru untuk jenjang SMA dan SMK swasta.

“Tahun ini kami akan meluncurkan program kebijakan pendidikan baru. Setiap sekolah swasta SMA maupun SMK akan mendapat kuota beasiswa untuk 10 siswa. Totalnya ada 30 ribu beasiswa untuk sekolah swasta, yang akan diumumkan oleh Kepala Dinas Pendidikan,” tambahnya.

Khofifah juga mengapresiasi kerja sama semua unsur Forkopimda dalam menjaga kondusivitas aksi. “Koordinasi dan pengawalan yang sangat baik ini merupakan bentuk penguatan kebersamaan. Terima kasih kepada Pak Kapolda, Pangdam, Pangkoarmada II, Kepala BIN Daerah, Dandrem 084, Kapolrestabes Surabaya, Kapolresta Sidoarjo, hingga Polres Gresik. Insya Allah, dengan penguatan kebersamaan ini, hasil terbaik bisa kita capai bersama,” tuturnya.

Editor: Nurul Adriyana Salbiah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore