Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 21 Maret 2025 | 01.34 WIB

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Resmikan Operasi Ketupat Semeru 2025, Fokus Amankan Arus Mudik Lebaran

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat meresmikan Operasi Ketupat Semeru 2025 di Lapangan Upacara Grahadi, Surabaya, pada Kamis (20/3). (Istimewa). - Image

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo saat meresmikan Operasi Ketupat Semeru 2025 di Lapangan Upacara Grahadi, Surabaya, pada Kamis (20/3). (Istimewa).

Surabaya – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo secara resmi meluncurkan Operasi Ketupat Semeru 2025 di Lapangan Upacara Grahadi, Surabaya, Kamis (20/3). Didampingi oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tppito Karnavian, Kapolri menegaskan bahwa operasi ini bertujuan untuk memastikan kelancaran arus mudik dan balik Lebaran tahun ini.
 
"Operasi Ketupat Semeru 2025 kami gelar untuk memastikan perjalanan masyarakat berjalan aman dan lancar, baik saat mudik maupun arus balik," ujar Kapolri.
 
Sebanyak 164.298 personel gabungan dari TNI-Polri, Basarnas, BMKG, Kementerian Perhubungan, Pramuka, dan instansi terkait lainnya dikerahkan dalam operasi ini. Pelaksanaannya dibagi menjadi dua tahap, dimulai dengan delapan Polda prioritas, kemudian disusul oleh 28 Polda lainnya yang akan menggelar apel kesiapan pada 26 Maret mendatang.
 
Kapolri memprediksi lonjakan pemudik akan terjadi pada 28–30 Maret, sementara puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 5–7 April. "Kami sudah menyiapkan 2.835 posko yang terdiri dari 1.738 pos pengamanan, 788 pos pelayanan, dan 309 pos terpadu untuk mengamankan 126.736 objek pengamatan," jelasnya.
 
Selain itu, berbagai rekayasa lalu lintas akan diterapkan untuk mengantisipasi kepadatan, termasuk pengaturan kendaraan sumbu tiga, sistem ganjil-genap, contraflow, dan one-way. Kapolri juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan hotline 110 jika membutuhkan informasi atau ingin melaporkan kejadian di perjalanan.
 
 
Sementara itu, Mendagri Tito Karnavian menyoroti kesiapan pemerintah daerah dalam menghadapi mudik Lebaran. "Kami telah berkoordinasi dengan pemda sejak bulan lalu agar infrastruktur jalan siap, potensi banjir dapat diatasi, dan pasar tumpah dikelola dengan baik untuk mencegah kemacetan," ungkapnya.
 
Ia juga mengapresiasi langkah beberapa kepala daerah di Jawa Barat yang memutuskan untuk meliburkan delman selama puncak arus mudik. "Ini salah satu contoh kebijakan yang baik. Pemda memberikan kompensasi kepada kusir delman agar lalu lintas lebih tertib," tambahnya.
 
Mendagri turut menyoroti ketersediaan pangan selama Lebaran. "Secara umum inflasi masih terkendali dan harga bahan pokok relatif stabil, meskipun ada kenaikan pada beberapa komoditas seperti cabai, gula pasir, dan minyak goreng," katanya. Ia juga berterima kasih kepada Satgas Pangan Polri, Kementerian Pertanian, dan Kementerian Perdagangan yang telah menindak tegas distributor yang bermain curang.
 
Lebaran tahun ini juga menjadi tantangan bagi 503 kepala daerah yang baru dilantik pada 20 Februari lalu. "Ini ujian pertama bagi kepala daerah baru. Kami harap mereka bekerja maksimal untuk memastikan mudik tahun ini berjalan dengan baik," tutur Mendagri.
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore