JawaPos.com - Dua orang pendaki wanita, Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono meninggal dunia, usai menaiki puncak Gunung Cartenz, Papua Tengah, pada Sabtu (1/3). Keduanya merupakan alumni SMA Dempo Malang 1984, diduga terserang acute mountain sickness, yakni hipotermia.
Jenazah korban bernama Elsa telah dievakuasi dengan helikopter ke Timika, Papua Tengah, pada Minggu (2/3). Sementara evakuasi jenazah Lilie, dilakukan pada hari ini.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo mengungkapkan kronologi tewasnya Lilie dan Elsa. Menurutnya, kedua wanita pendaki gunung itu tak kuasa menahan dinginnya puncak Cartensz.
"Pendaki meninggal dunia Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono bertempat di teras 2, pada saat perjalanan turun dari Puncak Cartensz akibat cuaca yang sangat buruk sehingga menyebabkan Hypotermia," kata Benny Ady Prabowo kepada wartawan, Senin (3/3).
Elsa dan Lilie tergabung dalam misi Seven Summits ke puncak Gunung Cartenz bersama belasan orang pendaki lainnya. Elsa dan Lilie merupakan dua pendaki kelahiran 1965 ini merupakan bagian dari belasan rombongan yang mendaki Puncak Cartenz.
Mereka tiba di Basecamp Yellow Valley Carstensz Pyramid pada 27 Februari 2025 untuk melaksanakan aklimatisasi dan latihan teknis hingga Teras Satu.
Lalu, pada 28 Februari 2025, rombongan pendaki yang berjumlah 20 orang berangkat untuk melakukan summit dari Base Camp Yellow Valley menuju puncak Carstensz sekitar pukul 04.00 WIT, di antaranya lima orang guide, tujuh WNI pendaki, enam WNA pendaki, dan dua pendaki Taman Nasional Lorentz.
Sekitar pukul 10.51 WIT, korban bersama Tim Pendaki melakukan penyeberangan di jembatan Tyrollean. Selanjutnya, sekitar pukul 14.00 WIT pendaki terakhir mencapai puncak Cartenz. Namun, sekitar pukul 19.30 WIT, saat semua pendaki sudah Summit tetapi ada satu orang pendaki atas nama Indira terkena gejala Hypotermia diarea dekat puncak saat perjalan turun.
Sekitar pukul 20.29 WIT, Tim BC melakukan briefing untuk mengupayakan pertolongan terhadap korban, dan sekitar pukul 20.45 WIT, seorang guide tiba di Basecamp dengan gejala hypotermia, selanjutnya meminta bantuan kepada Tim BC.
Namun, sekitar pukul 21.48 WIT tim guide membawa bantuan emergency, berupa sleeping bag, fly sheet, air panas dan radio. Tetapi upaya tersebut terhenti di teras besar, karena cuaca semakin memburuk.
Sekitar pukul 22.33 WIT, seorang guide naik untuk memberikan pertolongan, tetapi terhenti di teras 2 untuk memberikan pertolongan terhadap kedua korban Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono yang kemudian meninggal dunia
"Pukul 00.07 WIT Poxy (guide lokal) dan Damar (Guide) kembali mencoba naik ke teras dua untuk memberikan bantuan kepada korban, menghubungi Basecamp dan melaporkan sudah memberikan pertolongan kepada kedua korban namun korban Lilie Wijayanti Poegiono dan Elsa Laksono telah dinyatakan meninggal dunia," pungkasnya.