
Polisi mengamankan salah satu pengunjuk rasa saat saat bentrok aksi menolak pengesahan revisi UU Pilkada di depan Gedung DPR, Jakarta, Kamis (22/8/2024). Aksi menolak upaya revisi Undang-undang Pilkada oleh DPR RI tersebut berakhir ricuh dengan pihak kepo
JawaPos.com - Aksi demonstrasi mahasiswa, buruh, dan masyarakat menjadi perhatian publik, Kamis (22/8). Unjuk rasa itu digalang demi menyelamatkan demokrasi bangsa. Yaitu, menjaga keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dari upaya pembegalan yang dilakukan DPR dengan melakukan revisi UU Pilkada.
Unjuk rasa itu berlangsung serentak di sejumlah kota di Indonesia. Ada di Jakarta, Semarang, Surabaya, Jogjakarta, Solo, Padang, dan daerah lainnnya.
Peserta unjuk rasa tidak hanya dari kalangan mahasiswa. Ada juga dari sejumlah unsur masyarakat sipil lainnya, seperti selebritas, komika, tokoh publik lainnnya. Mereka turun ke jalan. Aksi unjuk rasa tersebut merupakan "Peringatan Darurat" dan #KawalPutusanMK untuk merespons DPR RI yang menolak putusan Mahkamah Konstitusi terkait syarat calon kepala daerah Pilkada 2024.
Untuk ke depannya, sebelum terjun ke lapangan, perlu melakuan persiapan yang matang. Persiapan itu kunci utama untuk menjaga keselamatan dan memastikan demonstrasi berjalan lancar. Tidak hanya soal membawa perlengkapan demo yang tepat, tapi juga kesiapan mental dan kewaspadaan terhadap berbagai situasi yang mungkin terjadi.
Dilansir dari akun Instagram @studiopancaroba, berikut 7 barang yang sebaiknya dibawa saat mengikuti aksi demo.
Saat demonstrasi, peserta kamu memerlukan tas yang nyaman untuk menampung barang bawaan selama aksi. Hindari barang bawaan yang terlalu berat dan tidak begitu penting untuk dibawa agar ketika menggunakan tas tidak merepotkan.
Pastikan untuk membawa air minum. Terik matahari memicu dehidrasi. Agar tidak dehidrasi perlu membawa air dalam botol yang dapat dimuat di tas.
Penutup wajah atau masker tidak hanya melindungi identitas dari kamera dan pengawasan polisi, tetapi juga berperan sebagai perlindungan wajah terhadap bahaya. Peserta unjuk rasa dapat membawa masker tambahan untuk cadangan atau untuk orang-orang sekitar kamu yang membutuhkan.
Topi dan kacamata hitam tidak hanya melindungi dari sinar matahari saat melakukan aksi, tetapi juga dapat menyamarkan wajah dari pengawasan. Peserta dapat memastikan pinggiran topi yang dikenakan tetap rendah jika ingin lebih menjaga privasi.
Ketika mengikuti aksi demo, kenakan sepatu yang senyaman mungkin untuk berjalan kaki dengan jarak tempuh yang jauh.
Di dalam demonstrasi, apalagi aksinya berskala besar seperti pada hari buruh, besar kemungkinan terjadi kericuhan. Ketika kericuhan terjadi, siapapun bisa tertangkap. Jika kamu tertangkap dan tak membawa kartu identitas, kamu akan terjebak lebih lama di kantor polisi.
Ponsel barangkali diperlukan selama aksi demonstrasi untuk tetap menjalin komunikasi jika terpecah dari kelompok. Namun, perlu sangat diwaspada ketika membawa gawai, karena dalam kondisi demo rawan barang berharga hilang.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
