
Direktur Niaga PT. KAI Hadis Surya Palapa (kiri) dan Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dalam peluncuran KA Blambangan Ekspres
JawaPos.com-Kereta api (KA) rute Jakarta-Banyuwangi resmi beroperasi. Kereta bernama Blambangan Ekspress itu diperpanjang rutenya dengan menempuh perjalanan dari Stasiun Ketapang (Banyuwangi) ke Stasiun Pasar Senen (Jakarta) mulai hari ini, Jumat 26 Juli 2024. Terdapat kelas eksekutif dan ekonomi new generation yang lebih nyaman pada kereta tersebut.
Baca Juga: Jika Anda Perempuan Berkelas, Anda Takkan Unggah 8 Hal Ini di Medsos, Salah Satunya Hubungan Pribadi
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyebut peluncuran layanan kereta api baru tersebut akan memberikan dampak positif kepada Banyuwangi, mulai dari aspek ekonomi maupun sosial. Kunjungan ke Banyuwangi tentunya akan meningkat.
"Alhamdulillah, kehadiran rute baru kereta api ini menambah alternatif akses dari dan ke Banyuwangi, memudahkan mobilitas barang dan orang untuk menumbuhkan ekonomi. Selain pesawat, dari Jakarta kini bisa ke Banyuwangi dengan kereta api tanpa harus transit dan berpindah kereta," kata Bupati Ipuk saat pemberangkatan perdana Blambangan Ekspres bersama Direktur Niaga PT. KAI Hadis Surya Palapa.
Ipuk mengatakan kunjungan ke Banyuwangi pun akan meningkat, untuk itu Banyuwangi akan terus memaksimalkan potensi ekonomi yang hadir. “Banyuwangi pastinya akan mempersiapkan dampak positifnya. Bagi warga yang ingin ke Bali bisa menumpangi kereta ini. Bisa santai dulu di Banyuwangi 2-3 hari," kata Ipuk.
KA Blambangan Ekspres Jakarta-Banyuwangi memiliki dua kelas, yaitu eksekutif dan ekonomi new generation. Adapun total kapasitas yang tersedia dari KA Blambangan Ekspres sebanyak 416 tempat duduk. KA Blambangan Ekspres memecahkan rekor rute terjauh yang dioperasikan KAI, yakni 1.031 kilometer dengan waktu tempuh sekitar 16 jam.
"Tentunya perpanjangan rute kereta ini dapat meningkatkan minat masyarakat Banyuwangi yang akan menuju Jakarta atau sebaliknya untuk berwisata di wilayah Banyuwangi dan sekitarnya," kata Ipuk.
Sementara itu, Direktur Niaga PT. KAI Hadis Surya Palapa mengatakan Kereta Blambangan Ekspres memiliki kapasitas 416 kursi yang terdiri dari 4 kereta eksekutif dan 3 kereta ekonomi. "Kereta ekonominya memakai new generation, seat-nya 72 penumpang, serasa naik eksekutif," kata Hadis.
Hadis pun merasa optimistis, rute Jakarta-Banyuwangi akan bisa memenuhi target bisnis dari PT. KAI. Apalagi Banyuwangi mempunyai potensi pariwisata yang menjadi daya tariknya. "Bahkan penumpangnya bisa lebih dari 100 persen karena pergantian dan penambahan penumpang bisa terjadi di setiap stasiun kereta yang dilewati," terang Hadis.
Kereta Blambangan Ekspres berangkat dari Stasiun Ketapang Banyuwangi, pada pukul 14.50 WIB dan tiba di stasiun Pasar Senen pukul 07.15 WIB. Sementara keberangkatan dari Stasiun Pasar Senen pukul 12.15 WIB dan tiba di Stasiun Ketapang Banyuwangi pukul 04.55 WIB. (*)

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
