Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas
JawaPos.com - Pendaftaran sekolah kedinasan telah dibuka sejak 15 Mei sampai dengan 13 Juni mendatang. Dalam seleksi tahun ini, pemerintah melalui delapan instansi penyelenggara sekolah kedinasan menyiapkan alokasi sebanyak 3.445 formasi.
Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas, berharap sekolah-sekolah kedinasan dapat menjaga kualitas dan martabat proses pendidikan di Indonesia. Salah satunya dengan mencegah perundungan.
“Supaya menjadi perhatian bagi kita semua. Tidak ada lagi bullying di proses seleksi maupun proses pendidikan di seluruh sekolah kedinasan, karena ini sudah menjadi arahan Bapak Presiden,” kata Azwar Anas dalam keterangan resmi, Kamis (15/5).
Tak hanya itu, Anas juga meminta semua pihak untuk tidak mempercayai bila ada orang yang mengaku bisa membantu atau bahkan menjamin kelulusan menjadi mahasiswa atau taruna sekolah kedinasan.
“Bisa dipastikan itu hoaks, karena memang tidak ada titip-menitip. Seleksi dilakukan online melalui sistem Computer Assisted Test (CAT) yang transparan dan akuntabel sesuai arahan Presiden Jokowi,” jelas Anas.
Lebih lanjut, Anas merinci, sekolah kedinasan yang akan diberikan alokasi formasi adalah Politeknik Keuangan Negara STAN, Insitut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN), Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN), Politeknik Siber dan Sandi Negara.
Lalu, Politeknik Statistika STIS, Politeknik Ilmu Pemasyarakatan dan Politeknik Imigrasi, 22 sekolah kedinasan di bawah naungan Kementerian Perhubungan, serta Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (STMKG).
Terkait Politeknik Statistika STIS, tahun ini menerima 355 formasi. Anas berharap mahasiswa Politeknik Statistika STIS yang totalnya mencapai 2.136 mahasiswa untuk terus berproses menyiapkan diri sebagai talenta masa depan.
“Mahasiswa Politeknik Statistika STIS harus menjadi talenta ahli data berkelas dunia, menguasai soal big data, andal soal data science, karena itu semua akan menjadi penggerak kemajuan bangsa,” ujar mantan kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP) tersebut.
Sebagaimna diketahui, pemerintah telah mengalokasikan sebanyak 3.445 formasi untuk seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024 jalur sekolah kedinasan. Paling banyak formasi yang dibuka untuk Politeknik Keuangan Negara (PKN STAN).
Adapun rincian formasi masing-masing, antara lain Sekolah Tinggi Intelijen Negara (STIN BIN) sebanyak 400 formasi, Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN Kemendagri) 721 formasi, Politeknik Keuangan Negara (PKN STAN) 722 formasi.
Kemudian Sekolah Tinggi Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (STMKG BMKG) 120 formasi, SIPENCATAR Kemenhub sebanyak 622 formasi, Politeknik Siber dan Sandi Negara (PSSN BSSN) sebanyak 105 formasi, Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS BPS) 355 formasi dan POLTEKIP/POLTEKIM Kemenkumham 400 formasi.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
