Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 November 2023 | 22.54 WIB

BDS Movement Minta Masyarakat Stop Gunakan Produk Ini Jika Tidak Ingin Jadi Sponsor Israel Menjajah Palestina!

 

Merk dan produk yang perlu diboikot karena mendukung Israel.

 
 
JawaPos.com - Belum lama ini, seruan boikot produk-produk pro Israel gencar dibagikan di berbagai platform media sosial. 
 
Salah satunya melalui media sosial dan situs resmi, Boycott, Divestment, and Sanctions (BDS) Movement.
 
Sebagaimana diketahui, BDS Movement sudah didirikan selama 18 tahun sejak 2005 oleh warga Palestina yang menuntut keadilan dan menentang tindakan penjajahan yang dilakukan oleh Israel.
 
Dilansir JawaPos.Com, Rabu (1/11), BDS Movement telah merilis daftar produk dari berbagai merk yang harus diboikot.
 
Selain merilis daftar produk dari berbagai merk yang harus diboikot, BDS Movement juga mempublikasikan informasi terkini terkait penjajahan Israel terhadap Palestina.
 
Lalu, apakah Boycott, Divestment, and Sanctions itu sendiri? Boycott maksudnya terlibat dalam pemberhentian dukungan kepada Israel yang mengancam Hak Asasi Manusia warga Palestina.
 
Divestment artinya kampanye yang dilakukan untuk mendesak pihak-pihak seperti bank, gereja, institusi pendidikan agar berhenti berinvestasi pada Israel.
 
 
Terakhir, sanctions yang berarti kampanye untuk menekan pemerintah supaya mengakhiri penjajahan yang dilakukan oleh Israel dengan melarang Israel bergabung dalam forum internasional.
 
Organisasi sipil Palestina mendirikan BDS Movement sebagai upaya tanpa kekerasan untuk menekan Israel agar menghentikan penjajahannya terhadap Palestina.
 
Terinspirasi dari gerakan anti-apartheid yang dilakukan oleh warga Afrika Selatan, BDS Movement mendesak Israel untuk memenuhi tiga tuntutan.
 
Tiga tuntutan tersebut di antaranya adalah mengakhiri penjajahan dan pendudukannya di tanah Palestina.
 
Kedua, mengakui dan memberikan hak-hak dasar yang sama yang dimiliki oleh warga negara Palestina.
 
Terakhir, memenuhi tuntutan Resolusi PBB No. 194 untuk menghormati, melindungi, dan mendukung hak-hak para pengungsi Palestina untuk kembali ke negaranya.
 
Pemboikotan produk-produk pro Israel dilakukan oleh BDS Movement dalam rangka mendesak para pengecer untuk berhenti memperjualbelikan produk yang mendukung aksi jahat Israel.
 
Boikot dilaksanakan dengan menargetkan perusahaan-perusahaan yang memberi dampak secara langsung terhadap penjajahan Israel di Palestina.
 
Beberapa merk yang produk-produknya ditargetkan untuk pemboikotan di antaranya adalah, McDonalds, Starbucks, Domino's Pizza, Burger King, Siemens, Puma, dan HP.
 
 
Gerai makanan dan minuman terbesar di dunia, McDonalds, diboikot akibat salah satu cabang McDonalds di Israel memberikan makanan gratis kepada para tentara Israel yang menyerang Palestina.
 
Selain itu, Burger King dan Domino's Pizza juga melakukan aksi yang sama dalam rangka mendukung Israel untuk tetap menjajah Palestina. 
 
Sementara itu, Starbucks menuntut serikat pekerjanya setelah terang-terangan memberi dukungan kepada Palestina di media sosial.
 
Akibat dukungan Siemens berupa listrik yang disalurkan kepada Israel apartheid, perusahaan tersebut pun terkena boikot oleh banyak penduduk di dunia.
 
Begitu pula dengan HP yang membantu menjalankan sistem biometrik ID yang digunakan Israel untuk membatasi pergerakan Palestina.
 
Puma, sebuah merek yang bergerak di bidang olahraga ternyata mensponsori Persatuan Sepak Bola Israel juga terkena boikot.
 
 
 ***
Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore