Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 September 2023 | 21.35 WIB

Dorong Pertumbuhan Ekspor, Tegas Hadi Sukses Kembangkan Vaname di Sulawesi Barat

Hasil budidaya Udang Vaname yang memberikan pendapatan cukup besar bagi petambak. - Image

Hasil budidaya Udang Vaname yang memberikan pendapatan cukup besar bagi petambak.

JawaPos.com - Sektor perikanan Indonesia mencatat pertumbuhan yang membanggakan sepanjang Januari-November 2022 lalu, Persentase ekspor tumbuh sebesar 10,66%, mencapai nilai luar biasa hingga USD 1.997,49 juta.

Di balik prestasi cemerlang ini, ada satu komoditas unggulan ekspor yang terus didorong, yaitu udang vaname. Selain pertumbuhannya yang pesat, udang vaname memiliki kemampuan panen yang relatif singkat.

Hal tersebut tentu menarik minat banyak pembudidaya seperti Tegas Hadi, pionir dalam pengembangan vaname di Desa Sarjo, Pasangkayu, Sulawesi Barat.

Salah satu langkah strategis yang diambil oleh Tegas untuk mengembangkan vaname adalah memilih Pasangkayu sebagai lokasi budidaya. Keputusan ini didasarkan pada letak geografis yang strategis dan kualitas air yang baik dibandingkan dengan wilayah lainnya.

"Saya melakukan survei dan pemantauan, dan Pasangkayu ini dipilih karena sangat potensial didukung juga belum terlalu banyak pabrik industri," jelas Tegas.

Sejak memulai usahanya sebagai individu pada tahun 2016, Tegas telah melihat perkembangan yang positif dalam budidaya yang dijalankannya. Lambat laun, hasil budidaya di lahan tambak seluas 5 hektar miliknya terus meningkat dan menjanjikan.

Ilustrasi budidaya Udang Vaname yang memberikan pendapatan cukup besar. Selain pertumbuhannya yang sangat pesat, udang vaname memiliki kemampuan panen yang relatif singkat.

Saat ini, dia berhasil menghasilkan setidaknya 70 ton vaname yang berkualitas tinggi. Tidak hanya itu, vaname dengan harga jual mulai dari Rp70.000 per kilogram ini berhasil menembus pasar internasional.

"Dijual ke perusahaan di Makassar, dan dari sana diekspor ke berbagai negara seperti Jepang, China, dan Eropa," tambahnya.

Di balik kesuksesan usahanya, Tegas tidak hanya meraih keuntungan ekonomi pribadi tetapi juga memberikan dampak positif pada masyarakat setempat.

Saat ini, usahanya didukung oleh tim terdiri dari 17 pegawai dan 10 buruh, yang sebagian besar berasal dari warga lokal Pasangkayu. Hal ini tidak hanya menciptakan lapangan kerja bagi komunitas setempat, tetapi juga memberikan dorongan ekonomi di wilayah tersebut.

Lebih lanjut, Tegas menekankan bahwa permodalan dari Lembaga Pengelola Modal Usaha Kelautan dan Perikanan (LPMUKP) telah memainkan peran kunci dalam kesuksesannya. Di mana kolaborasi erat antara pengusaha seperti Tegas dan dukungan pemerintah telah berhasil meningkatkan pengembangan komoditas vaname.

Dengan demikian, diharapkan bahwa keberhasilan ini akan berkontribusi langsung pada kesejahteraan masyarakat luas serta memberikan inspirasi untuk mengembangkan potensi sektor perikanan Indonesia.

Editor: Mohamad Nur Asikin
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore