Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 Agustus 2023 | 05.35 WIB

Gelar Dzikir dan Doa di Istana Merdeka, Jokowi: Bersyukur Indonesia Lepas dari Ancaman Covid-19

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan sambutan dalam acara dzikir dan doa kebangsaan yang akan digelar di halaman depan Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (1/8) malam. Foto: Istimewa - Image

Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan sambutan dalam acara dzikir dan doa kebangsaan yang akan digelar di halaman depan Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (1/8) malam. Foto: Istimewa

 
JawaPos.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar dzikir dan doa kebangsaan yang akan digelar di halaman depan Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (1/8) malam. Sebelum memasuki area dzikir dan doa, Presiden Jokowi dan Wapres Ma'ruf Amin berjalan bareng didampingi para ulama, kyai, dan beberapa tokoh agama. 
 
Presiden Jokowi terlihat memakai jas berwarna abu-abu, sarung hijau dengan kopiah hitam. Sedangkan Wapres Ma'ruf Amin memakai baju koko putih dengan sarung putih dan kopiah hitam.
 
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi meminta kepada masyarakat agar terus bersyukur, karena saat ini Indonesia bisa terlepas dari Pandemi Covid-19.
 
 
"Sungguh tadi sudah disampaikan oleh bapak Wakil presiden bahwa anugerah Allah SWT yang luar biasa bahwa kita bisa lepas dari Covid-19 jangan lupa kita mensyukuri," ucap Jokowi.
 
Menurut Jokowi, saat itu situasi Covid-19 sangat mencekam. Ia mengaku tidak bisa membayangkan dampak dari selesainya pandemi tersebut.
 
"Betapa keadaan yang mencekam saat itu kengerian saya sendiri dengan pak Wakil presiden dengan para menteri gak bisa bayangkan ini covid-19 ini selesai kapan?," ujar Jokowi.
 
Kepala negara mengungkapkan, setiap hari pada saat awal-awal pandemi covid-19 melanda, jalanan di seluruh daerah dipenuhi oleh bunyi mobil sirine ambulans. Bahkan, varian Covid-19 saat itu silih berganti.
 
"Tiap hari di jalan-jalan ambulans nguing nguing nguing nguing semuanya. Sudah selesai yang omicron ganti yang delta terus nanti ganti apalagi," papar Jokowi.
 
 
Jokowi menyebut dirinya tidak bisa menebak, dan hanya bisa berikhtiar dan berserah diri kepada Allah SWT.
 
"Itu baru diberi virus yang namanya Covid-19 sakitnya iya barangnya gak kelihatan. Kemudian karena covid awal-awal kita belum memperkirakan tenyata dampak ekonominya secara global secara dunia luar biasa dampaknya," pungkas Jokowi.
 
Acara ini juga turut dihadiri sejumlah tokoh dan ulama. Mereka di antaranya  Habib Luthfi bin Yahya, KSP Moeldoko, KH Munif Zuhri, KH Musthofa Aqil Siradj dan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore