alexametrics

Pesan Tito Karnavian ke Idham Azis: Menjadi Kapolri itu Tidak Mudah

1 November 2019, 12:58:45 WIB

JawaPos.com – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengucapkan selamat atas dilantiknya Jenderal Polisi Idham Azis sebagai Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri). Kini mantan Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri itu resmi menyandang pangkat bintang empat atau Jenderal Polisi.

“Selamat atas pelantikannya Bapak Idham Azis sebagai Kapolri. Banyak pekerjaan yang harus dikerjakan oleh Pak Idham sebagai Kapolri,” kata Tito dalam keterangannya, Jumat (1/11).

Tito yang juga pernah menjabat sebagai Kapolri ini menuturkan, tidak mudah menjadi orang nomor satu di Korps Bhayangkara, karena harus mengurusi sekitar 460 ribu orang prajurit polisi. Mempunyai 34 Polda, 500 lebih Polres dan hampir 5 ribu Polsek yang tersebar di semua wilayah Indonesia.

Menurutnya, sebagai penegak hukum di negara yang multikultural, seperti Indonesia tidaklah mudah. Pasalnya, banyak permasalahan ideologis hingga politis. Terlebih kian mendekati Pilkada 2020 yang akan diikuti 270 daerah di Indonesia.

“Pilkada tahun depan di 270 daerah itu akan banyak sekali. Kemudian permasalahan kejahatan-kejahatan konvensional, perampokan, begal, kekayaan negara illegal logging, illegal fishing, masalah lingkungan, kompleks sekali. Saya merasakan 3 tahun 3 bulan (sebagai Kapollri), terasa cukup berat,” ucap purnawirawan polisi bintang empat ini.

Tito mengharapkan Idham dapat bekerja sama dengan Kemendagri sebagai poros pemerintahan dalam negeri. Sehingga ketertiban, keamanan, dan stabilitas di daerah dapat terjaga.

“Karena kan saya sebagai pembina untuk kepala daerah. Ya, jadi nanti di situ kan kita mengenal adanya Forkopimda, dimana kepala daerah adalah pimpinannya, kita harapkan nanti ada kekompakkan di tiap-tiap daerah,” harap Tito.

Untuk diketahui, Idham Azis resmi dilantik Presiden Joko Widodo sebagai Kapolri di Istana Negara Jakarta, Jumat (1/11) Idham pun mendapat kenaikan pangkat dari Komjen menjadi Jenderal Polisi.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : Muhammad Ridwan



Close Ads