alexametrics
Menanti Gebrakan

Jabat Mensos, Untuk Sementara Juliari Peter Nggak Ngaspal Dulu…

1 November 2019, 16:14:30 WIB

JawaPos.com – Ada dua hobi yang sekarang agak sulit dilakoni Juliari Peter Batubara: main basket dan motoran. Kesibukan yang jadi penyebab. Apalagi, kini dia mengemban amanah baru: menjadi menteri sosial.

”Udah gak lagi. Waktunya agak susah,” katanya tentang hobinya bermain basket.

Erick Thohir yang kini jadi koleganya di Kabinet Indonesia Maju adalah salah seorang teman mainnya. Ari, sapaan akrab Juliari, juga pernah tercatat sebagai ketua IV pemberdayaan usaha dan masyarakat PB Perbasi periode 2002–2004.

Motoran? Sama saja, lebih banyak tidak sempatnya sekarang. ”Udah lama nggak ngaspal. Dulu sih pas lagi senggang aja,” papar ketua umum Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia 2003–2011 itu.

Kini fokus utama perhatiannya adalah kementerian yang dia pimpin.

Ari bertekad mengubah citra Kementerian Sosial (Kemensos) yang seolah hanya ”tukang bagi-bagi bantuan sosial (bansos)”.

Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tersebut ingin Kemensos memiliki program pemberdayaan sosial. ”Selama ini memang 90 persen anggaran di Kemensos masuk program sosial,” katanya di Jakarta kemarin (31/10).

Sementara, lanjut pria 47 tahun itu, program pemberdayaan memiliki porsi yang sangat kecil. Bahkan tidak sampai 1 persen. Padahal, program pemberdayaan memegang peran penting dalam upaya pengentasan masyarakat dari jerat kemiskinan.

Karena itu, Ari berencana menambah anggaran pemberdayaan sosial di tahun depan. ”Agar tidak dikasih bantuan saja tanpa membantu mereka untuk berdaya. Karena itu, bertahap nanti kita ubah. Yang penting mindset-nya dulu terbentuk, kita pelan-pelan,” tutur pengusaha pelumas mesin tersebut.

Untuk dapat mewujudkan hal itu, Juliari dan jajaran pun sedang menyusun program-program apa saja yang sesuai. Program tersebut tak akan langsung dikeluarkan dalam waktu dekat.

Untuk saat ini, Juliari akan fokus memastikan serapan anggaran kementerian maksimal. Sehingga di sisa dua bulan tahun anggaran 2019 ini tidak akan ada banyak program baru.

Rencana shifting program tersebut diyakinkan olehnya tak bakal mengganggu program penyaluran bansos yang sudah ada. Semua tetap berjalan seperti sebelumnya. Masyarakat miskin tetap menerima hak-haknya.

Disinggung soal rangkap jabatan di partai, putra politikus senior AP Batubara (almarhum) itu memastikan bakal mengedepankan kewajiban sebagai menteri sosial. ”Ada sumpah oleh presiden, tanggung jawab utama saya di sini. Tentunya tugas partai yang lain tuh nomor dua,” ucapnya.

Jauh sebelum menjadi menteri dan politikus, Ari merupakan pebisnis andal. Dia mewarisi darah pebisnis dari almarhum sang ayah. Sebagai anak pertama, Ari memang disiapkan untuk memimpin perusahaan pelumas yang dirintis sang ayah.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : mia/c9/ttg



Close Ads