alexametrics
Aksi Bela Tauhid 211

Wiranto Bilang Hati-Hati Ditunggangi, Dono Bingung Siapa Mereka Ini

1 November 2018, 16:20:44 WIB

JawaPos.com – Sebanyak 10.000 orang diperkirakan akan memadati jalanan depan Istana Negara esok hari, Jumat (2/11). Mereka berencana menggelar aksi bela tauhid jilid 2. Demontrasi ini merupakan buntut  pembakaran bendera bertuliskan kalimat tauhid di Garut, Jawa Barat. 

Menteri Kordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Wiranto mewanti-wanti, agar aksi tersebut tidak ditunggangi oleh ormas-ormas terlarang seperti Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Hal itu disampaikan Wiranto usai memimpin Rapat Koordinasi bersama Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto, Menteri Agama Lukman Hakim, dan beberapa perwakilan Kementerian dan Lembaga terkait.

“Jangan sampai kita terpancing berbagai provokasi, ajakan-ajakan dari ormas HTI yang secara hukum telah dibubarkan melalui keputusan Menkumham 19 Juli 2017,” ucap Wiranto di Kemenko Polhukam Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (1/11).

Mantan Ketua Umum Partai Hanura itu juga berpesan, agar semua masyarakat tetap menjaga persatuan dan kesatuan umat. Jangan hanya dengan kasus pembakaran bendera di Garut ini, rakyat menjadi terpecah akibat diadu domba.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Juga menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. Karena kita ini harus melakukan suatu langkah ke depan dalam membangun bangsa ini,” imbuhnya. 

Di sisi lain, Wiranto memastikan bahwa aparat penegak hukum telah bekerja secara baik dalam menangani kasus ini. Sehingga publik tidak perlu risau.

“Polisi sudah sungguh-sungguh dengan mentepkan tersangka yang berkaitan dengan kasus itu, dan akan melimpahkan ke pengadilan,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto memertanyakan tujuan demo terdebut. Mengingat Polri sudah memproses secara hukum pelaku pembakaran bendera tersebut. Artinya tuntutan massa di aksi bela tauhid pertama sudah direalisasikan.

“Pelaku pembakaran sudah diproses secara hukum. Kalau masih mau demo lagi, ya kita semua bertanya-tanya siapa mereka ini, kan gitu,” kata Dono.

Atas dasar itu, mantan Kabareskrim Polri itu mengingatkan supaya demonstras yang dilabeli Aksi Bela Tauhid 211 itu jangan sampai ditunggangi oleh kepentingan kelompok tertentu. Sebab nantinya rakyat sendiri yang dirugikan.

“Jangan sampai ada ditumpangi oleh orang atau kelompok dengan niat tertentu,” imbuhnya.

Di sisi lain, untuk mengamankan jalannya aksi bela tauhid jilid 2 ini, Polri akan mengerahkan 14 ribu personil gabungan untuk mengamankan acara. Jumlah tersebut disesuaikan dengan perkiraan massa yang hadir.

“Mereka (massa, Red) sudah bersurat akan melaksankan unjuk rasa dengan jumlah perkiraan dari mereka 10 ribu kita persiapkan 14 ribu (pasukan, Red) untuk menjaga,” pungkas Dono.

Editor : Dimas Ryandi

Reporter : (aim/sat/JPC)



Close Ads
Wiranto Bilang Hati-Hati Ditunggangi, Dono Bingung Siapa Mereka Ini