alexametrics

BNPB: 224 Gempa Susulan Terjadi di Sulawesi Tengah

1 Oktober 2018, 15:57:35 WIB

JawaPos.com – Wilayah Sulawesi Tengah (Sulteng) masih terus dilanda bencana alam. Pasca gempa bumi 7,7 skala richter diiringi tsunami 6-7 meter, gempa susulan tercatat terus terjadi.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, sampai siang ini telah terjadi 224 gempa susulan. Namun hanya sebagian kecil saja yang dirasakan guncangannya oleh masyarakat.

“Sampai hari ini pukul 11.00 WIB sudah ada gempa susulan sebanyak 244 kali. Namun gempa yang terasa hanya 9 kali,” ujar Sutopo di Graha BNPB, Jalan Pramuka Raya, Jakarta Timur, Senin (1/10).

Meski demikian Sutopo memastikan intensitas gempa susulan terus mengecil, sehingga tidak membahayakan. Oleh karena itu masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak panik.

Namun petugas tetap berjaga-jaga jika terjadi gempa susulan besar. Hal itu berkaca dari gempa Lombok beberapa waktu lalu. Saat intensitas gempa susulan menurun, tiba-tiba terjadi kembali gempa besar.

“Intensitas gempa susulannya mengecil, mudah-mudahan nggak kayak di Lombok, awalnya gempa susulan mengecil tiba-tiba ada gempa besar lagi,” imbuh Sutopo.

Di sisi lain, Sutopo memastikan jika alat pendeteksi gempa milik Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) tetap berjalan normal. Sehingga update kegempaan dapat diperoleh secara cepat oleh BNPB untuk segera dipublikasi jika terbilang berbahaya.

“Sistem yang ada seismograf ada ribuan, jadi terkait kegempaan pasti cepat disampaikan 5 menit setelah gempa pasti kita dapatkan laporannya, berapa amplitudonya, kedalaman dan kordinatnya,” tandasnya.

Editor : Kuswandi

Reporter : (sat/JPC)

Alur Cerita Berita

Lihat Semua


Close Ads
BNPB: 224 Gempa Susulan Terjadi di Sulawesi Tengah