JawaPos Radar | Iklan Jitu

ACT: Penjarah Konvoi Bantuan ke Palu, Korban yang Terdampak Bencana

01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
ACT
Presiden ACT Ahyudin saat menggelar konferensi pers terkait pengiriman bantuan logistik untuk korban tsunami Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, di Menara 165, Jakarta Selatan, (1/10). (Yesika/JawaPos.com)
Share this

JawaPos.com - Pengiriman bantuan berupa logistik baik dari pemerintah maupun lembaga kemanusiaan untuk korban gempa bumi dan tsunami di Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah, kerap terkendala penjarahan. Mereka biasanya berasal dari daerah yang dilalui oleh iring-iringan atau konvoi dari Mamuju menuju Palu.

Hal itu disampaikan oleh Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin yang mendapatkan laporan dari para relawan di lapangan. Namun, dia memastikan para penjarah adalah orang-orang yang juga terdampak bencana tersebut.

“Penjarah itu bukan orang normal tidak terkena bencana, bukan. Mereka pun kena bencana, menyaksikan konvoi bantuan kok melewati mereka, mereka nggak diperhatikan. Driver nggak ngerti apa-apa, di perjalanan dicegat,” ujarnya saat menggelar konferensi pers di Menara 165, Jakarta Selatan, Senin (1/10).

Dia pun menginstruksikan para relawan dan orang-orang yang bertugas mengantar bantuan agar turut memperhatikan korban yang ada di luar Palu dan Donggala. Sebaiknya, logistik juga diturunkan ketika menemui mereka.

“Jika iring-iringan bantuan mendapatkan daerah terpapar bencana yang belum diketahui atau belum di-publish, maka boleh menurunkan bantuan. Relawan menuju Palu, padahal dalam dalam perjalanan Mamuju ke Palu itu terpapar bencana,” tuturnya.

Ahyudin meyakini korban gempa bumi dan tsunami berada bahkan jauh dari lokasi kejadian yang sebenarnya. Dalam perjalanan, tentunya akan didapati orang-orang yang kelaparan karena sulitnya akses bantuan sampai.

“Driver mendapat tugas membawa logistik sampai ke Palu, tapi belum masuk Palu itu kan pengungsi di mana-mana sudah kelaparan. Jadi para otoritas pemerintah juga harus paham bahwa bantuan boleh diturunkan di mana pun sepanjang mereka menyaksikan, mendapati masyarakat memerlukan bantuan itu,” papar dia.

Selain meminta pemerintah menurunkan bantuan tersebut, pihaknya juga melakukan hal yang sama. Meski demikian, dia mengakui bahwa peran keamanan saat ini sangatlah besar.

“Kami di ACT sudah beri instruksi, makanya setiap konvoi bantuan selalu didampingi oleh para relawan jika mendapati daerah terpapar bencana yang sudah dilewati jalur melintas harus diberikan,” tegasnya.

Editor           : Kuswandi
Reporter      : (yes/JPC)

Alur Cerita Berita

Napi Lapas Palu Serahkan Diri ke Rutan Solo 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
RSU UMM Kirim Empat Tenaga Medis ke Donggala 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
PMI Dirikan Klinik Lapangan di Donggala 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
Pencarian Korban Gempa Sulteng Dihentikan 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
Korban Tewas Gempa Sulteng Capai 2.037 Orang 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
3 Daerah di Sulteng bakal Dibangun Monumen Gempa 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
Usai Gempa Sulteng, Polri Aktifkan Layanan 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
Kelangkaan BBM Mulai Teratasi 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
UNS Siap Tampung Mahasiswa Korban Gempa Sulteng 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
Akses ke Palu Makin Mudah 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
Pasar Manonda Palu Kembali Bergeliat 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
Jokowi Kerahkan Psikolog ke Sulteng 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
73 Pengungsi Asal Palu Tiba di Malang 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
Penyebar Hoax Soal Gempa Sulteng Ditangkap 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
Gempa Sulteng, 2.736 Sekolah Rusak 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
Gempa Sulteng, Pemprov Jateng Kirim 100 Relawan 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
Polres Malang Kota Galang Dana Setiap Apel Pagi 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
Pemprov Sumsel Akan Sumbang Beras ke Sulteng 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
TNI Kirim Tiga Pesawat ke Palu 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
Gempa Sulteng, Jateng Siap Kirimkan Tenaga Medis 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
Alasan Korban Gempa Sulteng Menjarah Minimarket 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
Bulog Kirim 5 Ton Daging ke Palu dan Donggala 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
800 Kg Rendang untuk Korban Gempa Sulteng 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
UAS Pimpin Salat Gaib untuk Korban Gempa Sulteng 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
Tangani Gempa Sulteng, Diperlukan Triliunan Dana 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
Jumlah Pengungsi di Kota Palu Capai 16.723 Orang 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
Tsunami Sulteng Tingginya Mencapai 6 Meter 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
Korban Gempa Palu: Tolong Doakan Kami! 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
BNPB: Mayoritas Gempa Terjadi Saat Akhir Pekan 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
Tsunami di Palu Disebabkan Karena Dua Faktor 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
BNPB: Jalur Darat Palu ke Poso Lumpuh 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
Takut Gempa Susulan, Warga Palu Tidur di Jalanan 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
48 Korban Meninggal Dunia Gempa Sulteng 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
TNI Kirim 6 Ton Alkes ke Sulteng 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
Jokowi Terus Pantau Gempa dan Tsunami di Sulteng 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
Gempa Susulan Masih Terjadi di Donggala 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
BMKG Cabut Status Potensi Tsunami Gempa Donggala 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
Gempa Donggala, 1 Warga Meninggal Dunia 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
Gempa 5,9 SR Guncang Donggala, Warga Berhamburan 01 Oktober 2018, 17:25:00 WIB
Lihat semua

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up