JawaPos Radar

Pencetakan 39 Ribu E-KTP Butuh Rp 350 Juta

01/09/2018, 05:30 WIB | Editor: Estu Suryowati
Pencetakan 39 Ribu E-KTP Butuh Rp 350 Juta
ILUSTRASI. Disdukcapil Samarinda mengusulkan anggaran pada APBD Perubahan sebesar Rp 350 juta untuk mencetak 39.000 KTP elektronik (e-KTP) dari penduduk yang sudah terdata. (istimewa)
Share this image

JawaPos.com - Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2018 Samarinda masih menemui jalan buntu. Padahal sebelumnya, pengesahan ditarget akhir Agustus.

Akibatnya, beberapa belanja organisasi perangkat daerah (OPD) tertahan. Salah satunya, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Samarinda.

Disdukcapil pun mengusulkan anggaran pada APBD Perubahan sebesar Rp 350 juta untuk mencetak KTP elektronik (e-KTP). Anggaran tersebut untuk kebutuhan pencetakan e-KTP sebanyak 39 ribu jiwa yang sudah merekam data.

"Belum bisa terlaksana (pencetakan). Kami menunggu anggaran pencetakan pada APBDP," kata Kadisdukcapil Samarinda Abdulah dikutip dari Kaltim Post (Jawa Pos Group), Sabtu (1/9).

Sekarang, pihaknya masih menunggu pencairan dana tersebut. Dia pun meminta agar usulan Disdukcapil tidak dipandang sebelah mata.

"Ini menyangkut pelayanan kepada masyarakat. Kalau lambat, bisa menghambat pelayanan. Kami tidak ingin seperti itu," ungkap dia.
Sementara itu, Sekretaris Disdukcapil Samarinda Muhammad Subhan memastikan, pihaknya sudah merekam data. Tinggal proses pencetakan yang belum.

"Tapi, ribbon printer (untuk pencetakan KTP) sudah habis. Jadi, masih menunggu anggaran," jelasnya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap anggaran untuk pembelian tinta cetak KTP-el bisa direalisasikan dalam pengesahan APBD Perubahan. "TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) sudah menjanjikan bakal memberi anggaran. Tunggu saja hasilnya," pungkasnya.

(jpg/est/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up