alexametrics

Hanif Dhakiri: Ada Pelatihan Kerja Bagi Disabilitas Korban Terorisme

1 Maret 2018, 09:32:29 WIB

JawaPos.com – Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri mengatakan, guna mengoptimalkan penanganan korban tindak kejahatan terorisme, Kementerian Ketenagakerjaan turut bekerja sama dengan pihak terkait yaitu Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT).

Kerja sama yang dibangun berupa peningkatan akses lapangan pekerjaan bagi korban tindak kejahatan terorisme, termasuk bagi korban yang mengalami cacat akibat peristiwa tersebut.

Tak hanya bagi korban, peningkatan akses lapangan pekerjaan juga diperuntukkan bagi para mantan narapidana kasus terorisme.

“Untuk penanganan mantan pelaku, maupun korban, kami berkoordinasi satu tahun terakhir dengan BNPT,” kata Hanif kemarin, Rabu (28/2).

Hanif menuturkan, saat ini sudah ada 17 balai pelatihan vokasional, dan 301 balai latihan kerja (BLK) yang dikoordinasikan langsung oleh Kementerian Ketenagakerjaan.

Dia menjelaskan, di balai pelatihan vokasional dan BLK, para korban dan mantan terpidana kasus terorisme akan dibekali dengan sejumlah keterampilan. Berbekal keterampilan tersebut, mereka diharapkan siap menghadapi kehidupan baru, dan bisa mendapatkan pekerjaan atau berwirausaha.

Adapun keterampilan yang diajarkan diantaranya yaitu teknologi informasi (IT), teknis, fesyen, dan sebagainya.

“Kami juga akan melakukan promosi sosial kepada perusahaan agar menerima penyandang disabilitas. Komunitas disabilitas Indonesia pun dapat bekerjasama dengan perusahaan untuk penyerapan disabilitas,” kata Hanif.

Editor : Estu Suryowati

Reporter : (rgm/JPC)


Close Ads
Hanif Dhakiri: Ada Pelatihan Kerja Bagi Disabilitas Korban Terorisme