← Beranda

5 Identitas Shin Hae Sun di The Art of Sarah, Penonton Dibuat Menebak Sampai Ending

Sofyan HendraSelasa, 24 Februari 2026 | 23.53 WIB
Shin Hae Sun

JawaPos.com - The Art of Sarah menjadi salah satu drakor paling ramai diperbincangkan berkat akting Shin Hae Sun. Dalam drama thriller kriminal tersebut, dia tidak hanya memainkan satu karakter, melainkan lima identitas berbeda. Pergantian persona inilah yang membuat penonton terus menebak siapa sebenarnya sosok di balik nama Sarah Kim hingga episode akhir. 

Berikut profil karakter dan identitas yang membantu memahami alur cerita drakor The Art of Sarah yang tayang di Netflix:

1.   Mo Ga Hui, Identitas Awal yang Penuh Kemalangan

Ini adalah identitas awal tokoh utama dalam The Art of Sarah. Mo Ga Hui bekerja di Samwol, sebuah mal papan atas di area luxury brand. Nasib buruk menimpanya saat terjadi pencurian di mal pada hari dia bertugas. Karena menjadi karyawan terakhir yang menutup butik, Mo Ga Hui menjadi pihak yang paling disalahkan.

Saat kejadian, dia sebenarnya sedang berada di toilet khusus karyawan yang letaknya cukup jauh. Meski sudah menjelaskan alasan tersebut, Mo Ga Hui tetap dihukum membayar ganti rugi sebesar 50 juta won.

Untuk melunasi utang, Mo Ga Hui terjebak dalam perangkap rentenir. Dia mencoba mencari uang dengan membeli barang diskon karyawan untuk dijual kembali, bahkan sempat mencuri tanda pengenal karyawan lain demi mendapatkan kuota tambahan. Namun ketika sistem diperketat, dia tidak lagi memiliki sumber uang dan semakin sering dikejar penagih utang.

Demi menjaga citra mal, Mo Ga Hui dipindahkan ke bagian gudang. Itu membuatnya semakin terpuruk. Di titik nadir, dia merusak barang-barang di mal dan menyisakan satu tas yang sangat dia sayangi. Setelah menulis surat bunuh diri, Mo Ga Hui melompat ke sungai sambil membawa tas tersebut.

Ironisnya, justru di momen tenggelam itulah dia menemukan motivasi baru: membangun brand sendiri. Dari sinilah ide Boudoir lahir, luxury brand tas edisi superterbatas yang hanya menyasar 0,1 persen orang terkaya.

2. Du-a, Menyusup ke Dunia Malam Kaum Elite

Du-a menjadi identitas berikutnya ketika dia masuk ke dunia malam tempat para orang kaya mencari hiburan. Di sana, dia bertemu Hong Seong Shin (Jung Jin Young), bos rentenir yang anak buahnya pernah mengejarnya.

Dengan identitas Du-a, dia sengaja mendekati Hong Seong Shin. Selain berusaha mengambil keuntungan dari pria tua tersebut, dia juga menjalankan misi balas dendam terhadap jaringan rentenir yang pernah menghancurkan hidupnya.

3. Kim Eun Jae — Identitas Palsu dari Pernikahan Palsu

Du-a berhasil mendekati Hong Seong Shin yang ternyata membutuhkan donor ginjal. Karena jual beli organ dilarang, satu-satunya jalan adalah melalui pernikahan kontrak. Mereka pun menikah dengan kesepakatan dua tahun, sementara donor hanya bisa dilakukan setelah satu tahun pernikahan.

Hong Seong Shin kemudian memberikan identitas baru kepada Du-a: Kim Eun Jae. Bukan sekadar identitas resmi, tetapi juga transformasi total melalui gaya hidup dan penampilan mewah.

Sebagai Kim Eun Jae, dia bertemu Kang Ji Hwon (Kim Jae Won), pria muda penghibur wanita-wanita kaya. Awalnya Kang Ji Hwon yang mendekati, namun justru Kim Eun Jae memanfaatkannya untuk mendekati Choi Chae U (Bae Jong Ok), pemilik mal Samwol. Langkah ini menjadi pintu masuknya ke lingkaran elite superkaya Seoul sekaligus bagian dari rencana balas dendam.

4. Sarah Kim — Sosok Misterius di Balik Kesuksesan Boudoir

Inilah identitas paling ikonik: Sarah Kim, sosok yang membangun Boudoir. Mengaku sebagai kepala cabang Korea, Sarah Kim sukses menjadikan Boudoir simbol status baru di kalangan old money Seoul.

Bermodal uang sebagai Kim Eun Jae, dia bertemu Kim Mi Jeong (Lee E Dam), pembuat tas tiruan yang sangat terampil. Bersama Mi Jeong, dia membuka butik berisi tas-tas eksklusif yang perlahan menjadi pembicaraan elite sosialita.

Setelah namanya naik daun, Sarah Kim mendekati Jeong Yeo Jin (Park Bo Kyung) dari Nox Company dan berhasil mendapatkan pendanaan sebesar 15 miliar won untuk ekspansi bisnis—termasuk membuka butik di mal Samwol, tempat masa lalunya pernah hancur.

5. Kim Mi Jeong — Identitas Pelarian di Ujung Cerita

Identitas terakhir menjadi salah satu twist terbesar menjelang ending. Kim Mi Jeong sebenarnya adalah karyawannya yang terobsesi menjadi Sarah Kim. Dia meniru gaya berpakaian hingga pernah mencuri dompet Sarah Kim demi menjalani kehidupan mewah.

Saat diinterogasi detektif Park Mu Gyeong (Lee Jun-hyuk) terkait penemuan mayat di gorong-gorong, Sarah Kim justru mengaku sebagai Kim Mi Jeong. Ini menjadi pelarian identitas demi menyelamatkan Boudoir. Dengan mayat yang diyakini sebagai Sarah Kim, brand Boudoir tetap bertahan dan berkembang. Sementara itu, dia, dalam identitas Kim Mi Jeong, harus menjalani hukuman penjara.

Transformasi identitas yang diperankan Shin Hae Sun dalam The Art of Sarah bukan sekadar perubahan karakter. Drama ini menghadirkan kisah tentang ambisi, bertahan hidup, dan identitas sebagai alat untuk merebut kembali kendali atas nasibnya sendiri.

EDITOR: Dhimas Ginanjar