JawaPos.com - Kolaborasi internasional akhirnya datang untuk Papion lewat single terbaru mereka, Chocolate. Girl group yang hampir setahun hadir ini kini membuka langkah global dengan percaya diri.
Single Chocolate menjadi proyek kolaborasi Papion bersama musisi Korea Selatan bernama Dept. Lagu ini resmi diperkenalkan dalam acara spesial di kawasan Pondok Indah, Sabtu (14/2).
Acara tersebut sekaligus menjadi momen pertemuan hangat Papion dengan penggemar mereka di hari Valentine. Para member terlihat santai dan penuh energi saat berbagi cerita di depan fans.
Naufa menjelaskan lagu Chocolate memiliki konsep dua rasa yang berbeda namun saling melengkapi. Ia menyebut lagu ini membawa pesan cinta yang tidak selalu berjalan mulus.
"Chocolate ini, yang kita bikin single ini tuh collab dengan penyanyi Korea Selatan. Namanya Dept dan dia yang buat lagu ini guys," ujar Naufa.
Ia juga menjelaskan bahwa lagu ini terinspirasi dari pengalaman personal sang musisi. Dept kemudian menambahkan sedikit fantasi agar lagu terasa lebih universal.
Menurut Papion, Dept menilai karakter grup mereka cocok untuk membawakan lagu tersebut. Lagu ini akhirnya menggabungkan nuansa manis sekaligus pahit dalam satu cerita cinta.
Farah ikut menambahkan makna sederhana namun kuat dari lagu tersebut. "Manis dan pahit rasanya kayak coklat," katanya.
Pesan tersebut kemudian dipertegas Angel yang menyoroti makna cinta bagi anak muda. Ia menekankan bahwa pengalaman pahit tetap membawa pelajaran hidup.
"Tidak apa-apa kalau cinta tidak selalu manis. Cinta bisa pahit dan segalanya dalam hidup adalah pelajaran atau berkat," ujar Angel.
Kolaborasi ini juga terjalin cukup alami tanpa hambatan budaya yang berarti. Para member mengaku komunikasi dengan Dept berlangsung santai dan menyenangkan.
Papion bahkan sudah mengenal karya Dept sebelum proyek ini dimulai. Mereka sempat menonton konser Dept dan langsung merasa cocok dengan musiknya.
Angel mengingat bagaimana pertemuan pertama mereka terasa natural dan penuh energi. Para member merasa kolaborasi akan berjalan baik sejak awal pertemuan tersebut.
Naia bahkan menyebut konser Dept menjadi pengalaman favoritnya hingga saat ini. Antusiasme tersebut membuat proses kolaborasi terasa lebih personal dibanding proyek biasa.
Kolaborasi ini juga menjadi pengalaman belajar bagi Papion dalam menyesuaikan gaya vokal. Setiap member menyesuaikan karakter suara mereka agar tetap selaras dalam lagu.
Naia menjelaskan proses rekaman memberikan ruang bagi setiap member mengekspresikan gaya masing-masing. Hal itu membuat versi final lagu terasa lebih hidup dan berwarna.
Papion juga berharap kolaborasi ini mampu mempertemukan dua basis penggemar berbeda. Fans Papion dan Dept diharapkan bisa menikmati lagu dengan perspektif yang sama.
Farah menyampaikan harapannya kepada penggemar kedua musisi tersebut. Ia berharap pesan lagu bisa diterima tanpa melihat latar belakang budaya.
"Yang saya harapkan untuk fans kami dan fans Dept kalian bisa ikut merasakan makna dari lagunya bitter sweet love," ujar Farah.
Naufa kemudian menambahkan pesan agar penggemar tetap optimistis dalam menjalani hubungan. Ia menegaskan bahwa cinta tidak selalu pahit selamanya.
Angel juga berharap lagu Chocolate bisa menemani berbagai fase percintaan para pendengar. Lagu ini diharapkan relevan bagi mereka yang sedang jatuh cinta atau patah hati.
"Saya harap lagu ini bisa menemani kamu di semua masa percintaan dari permulaan, pertengahan, ataupun akhir," kata Angel kepada penggemar.
Peluncuran Chocolate menjadi langkah penting bagi Papion untuk menembus pasar internasional. Kolaborasi ini memperlihatkan kesiapan mereka bersaing di industri musik global.
Energi positif para member terlihat sepanjang acara yang berlangsung hangat tersebut. Fans menyambut antusias setiap cerita yang dibagikan Papion mengenai proses lagu.
Kolaborasi dengan Dept juga membuktikan bahwa Papion mulai mendapat perhatian musisi luar negeri. Proyek ini membuka peluang kolaborasi internasional lain di masa depan.
Chocolate kini menjadi simbol perjalanan Papion menuju panggung yang lebih luas. Lagu ini sekaligus menegaskan identitas mereka sebagai grup muda dengan mimpi besar.