
One Punch Man dan Bungou Stray Dogs mengaburkan garis antara anime Seinen dan Shounen. (Geek of Color/Anime Rants)
JawaPos.com – Anime Shounen dikenal punya banyak aksi seru dengan protagonis umumnya adalah cowok remaja. Shounen menarget demografi cowok remaja atau muda, tapi punya penggemar di luar kategori tersebut.
Bagi orang dewasa dan remaja dengan usia lebih tua yang ingin tetap menonton anime padat aksi, mereka bisa menyaksikan anime Seinen. Biasanya, Seinen punya tema yang lebih gelap dan lebih dewasa. Tapi, tidak semuanya seperti itu.
Faktanya, banyak Seinen yang sering kali dikira Shounen karena aksi dan lini ceritanya. Sejumlah Seinen bahkan menampilkan protagonisnya sebagai remaja atau anak SMA dengan elemen komedi khas Shounen.
Namun, Seinen punya tone yang lebih gelap. Kekerasan di serial ini juga lebih berdarah-darah dan bobot intriknya pun berat sehingga membutuhkan pemikiran yang lebih dewasa untuk mencerna maksudnya.
Sejumlah anime Seinen juga mengangkat cerita yang ringan. Anime romance dengan audiens Seinen sering kali dikira Shounen karena latar belakang dan tempatnya yang lebih beraroma Shounen ketimbang Seinen.
Anime Seinen biasanya merangkul banyak tema berat di dalamnya. Psikologi dan pertumbuhan karakter menjadi salah satu titik beratnya. Tak jarang dalam anime Seinen, karakter utamanya dihadapkan pada pertanyaan moral yang mendalam.
Sementara, aksi di anime Seinen akan lebih brutal. Kekerasan di dalamnya tidak akan cocok untuk ditonton anak di bawah umur atau yang belum biasa berpikir dewasa. Bahkan, ada Seinen yang punya protagonis anak-anak dengan cerita yang tidak ada polos-polosnya sama sekali.
Jadi, apa saja anime Seinen yang sering dikira Shounen? Mengutip CBR, simak ulasannya berikut!
1. One Punch Man
One Punch Man adalah parodi dan satir Shounen. Tapi, serial ini tidak tampil seperti Shounen murni. Serial ini punya banyak pertarungan serius, tapi juga banyak menampilkan adegan kocak.
Protagonisnya, Saitama, tidak pernah menganggap semuanya serius, sebagaimana yang dilakukan karakter lainnya. Dia adalah karakter yang sangat kuat dan bosan karena tidak mendapatkan lawan yang sepadan.
One Punch Man terasa seperti My Hero Academia, yang juga merupakan anime superhero. Sifat komedi One Punch Man yang membuatnya pas dengan Shounen yang memang memakai humor untuk menyeimbangkan momen di dalamnya.
2. Bungou Stray Dogs
Bungou Stray Dogs berhasil mengaburkan garis batasan antara Seinen dan Shounen. Serial ini punya sistem kekuatan khas Shounen, tapi mengandung tema yang lebih gelap seperti Seinen.
Protagonis Bungou Stray Dogs, Atsushi Nakajima, masih berusia 18 tahun. Sementara, dia juga punya cerita latar tragis yang khas Shounen. Namun, karakter pendamping di serial ini punya pemikiran yang jauh lebih gelap.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
