
Momen saat Idgitaf tampil bersama teman tuli di Pestapora 2024
JawaPos.com – Nama Idgitaf menjadi salah satu line-up di gelaran Pestapora 2024 pada hari ketiga.
Penyanyi Wanita asal Tangerang tersebut sedang naik daun lantaran salah satu single terbarunya yang berjudul ‘Berakhir di Aku’ baru saja menjadi official soundtrack film layer lebar.
Pada perhelatan musik yang cukup bergengsi tersebut, suara khas yang merdu dan sangat dalam berhasil memikat penonton yang turut hadir menyaksikan.
Penampilan Idgitaf di Pestapora hari ketiga tersebut tepatnya pada minggu 22 September 2024, digadang-gadang menjadi bentuk peringatan bahasa siyarat internasional pada keesokan harinya.
Pasalnya, gadis bungsu dari 4 bersaudara ini mengajak beberapa teman tuli untuk ikut tampil bersamanya, mengiringi alunan musik yang dilantunkannya dengan menggunakan bahasa isyarat.
Ternyata momen tersebut bukan kali pertama Idgitaf menggandeng teman tuli. Bahkan ia pernah menggelar pertunjukan album pertamanya pada Mei lalu bertajuk ‘Ruang Dengar Tanpa Batas’.
Kerap kali manggung ia juga tak hanya sekedar bernyanyi tapi menggunakan bahasa isyarat agar teman tuli bisa memahami lagunya seperti saat di Nowfest baru-baru ini.
“Selamat malam Pestapora, selamat malam. Salam kenal aku Idgitaf, malam hari ini aku bawa teman tuli di panggung dan aku persembahkan pesan dari teman-teman tuli,” ungkap Idgitaf sebelum memulai pertunjukannya.
Penyanyi berusia 23 tahun tersebut membawakan lagu mulai, takut, terpikat senyummu lalu disambung sekuat sesakit dan diakhiri lagu berakhir di aku.
Dilansir dari akun TikTok pribadinya @idgitaf “Berakhir di aku dinyanyikan dengan bahasa isyarat di special mengudara bersama teman tuli di @Pestapora,” ungkapnya.
Sebelum menyanyikan lagu terpikat senyummu, Idgitaf sempat membacakan cerita hidup salah seorang teman tuli, Jennifer.
Ia mengaku bahwa sebagai tuli yang pernah menjalin hubungan dengan teman dengar, julukan untuk yang bisa mendengar. Memulai hubungan karena memiliki visi yang sama, namun ibunya teman dengar tak bisa baik menerimanya karena ia tuli. Akhirnya dia memilih menghilan dan tidak memaafkannya.
Penonton sangat antusias untuk turut menyanyikan lagu-lagunya dari awal hingga akhir pertunjukan.
Idgitaf juga mengajak para audiens untuk berekspresi dengan bahasa isyarat untuk turut memberi dukungan bagi teman-teman tuli.
“Nah teman-teman, ini akan special juga karena ini akan jadi panggung tersepi kalian, karena aku minta teman-teman ntuk berisyarat juga. mulai dari tepuk tangan hingga berterima kasih seperti ini ya (memeragakan bahasa isyaratnya dan kemudian diikuti para penonton),” tuturnya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
