Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 1 April 2024 | 19.05 WIB

Mengemas Konten Budaya Lokal di Film Indonesia Perlu Riset Mendalam, Jangan Asal Bikin

TRADISI: Mak Domu diperankan Tika Panggabean (kanan) menjalani ritual adat Sulang Sulang Pahompu. - Image

TRADISI: Mak Domu diperankan Tika Panggabean (kanan) menjalani ritual adat Sulang Sulang Pahompu.

BHEKTI Setyowibowo, dosen Ilmu Komunikasi Binus University Malang yang juga dikenal sebagai kritikus film, menyebut kebangkitan film Indonesia terjadi pada 2000-an. Saat itu Petualangan Sherina dan Ada Apa dengan Cinta merajai bioskop-bioskop tanah air. Perlahan, film dengan muatan budaya dan kearifan lokal bermunculan.

Dua tahun terakhir saja, minimal ada empat film yang fenomenal. Sebut saja Budi Pekerti, Ngeri-Ngeri Sedap, Agak Laen, dan Keluar Main 1994. Fenomenal karena apa? ’’Kalau lihat tolok ukur angka (penonton), sudah bisa dipastikan. Aspek lainnya, seberapa lama orang stay selama penayangan dan berapa lama filmnya bertahan di bioskop,’’ terangnya saat diwawancarai Jawa Pos pada Kamis (28/3).

Sebagai filmmaker, Bhekti menjelaskan bahwa kini penonton punya lebih banyak pilihan genre film. Apalagi, banyak media baru yang memberi kemudahan akses untuk menonton film. Misalnya, lewat media sosial dan layanan streaming.

Dari segi penggarapan, film-film Indonesia pun kian serius. Salah satu buktinya adalah penceritaan otentik oleh sineas daerah. Sebut saja Cahaya dari Timur.

’’Begitu di-funding oleh Bung Glenn Fredly, langsung di-rewrite salah satunya oleh M. Irfan Ramli, penulis kelahiran Ambon. Itu menjadi cara agar filmnya tidak kehilangan roh Ambon,’’ kata Bhekti.

Nilai budaya dan kearifan lokal dalam film, menurut Bhekti, harus disiapkan lewat riset mendalam. ’’Film, bagaimanapun, adalah media pemahaman, pengetahuan. Kalau dangkal di riset, justru bisa memberi pesan yang salah ke penonton. Jadi, kalau memang di praproduksi nggak beres, enggak usah dibikin,’’ tegasnya. (fam/c18/hep)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore