
Laze ditemui JawaPos.com saat peluncuran Waktu Bicara di Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (10/3) malam.
JawaPos.com - Rapper muda berbakat, Havie 'Laze' Parkasya akhirnya meluncurkan full album perdana. Dirilis resmi pada 10 Maret 2018, album hip-hop itu diberi judul Waktu Bicara.
Menariknya, album Waktu Bicara berisi 15 lagu yang semuanya berbahasa Indonesia. 14 di antaranya merupakan ciptaan Laze pasa masa kuliah, tepatnya pada 2016. Dia mengaku sengaja menulis lirik berbahasa Indonesia agar cerita yang disampaikannya mudah dicerna pendengar.
"Saya ingin jawab tantangan bikin lagu bahasa Indonesia, karena banyak yang bilang susah bikin album hip hop dengan bahasa Indonesia. Terus buat menyentuh orang dengan bahasa kita," kata Laze ditemui JawaPos.com saat peluncuran Waktu Bicara di Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (10/3) malam.
Laze mengungkapkan bahwa album Waktu Bicara sangat personal baginya. Dia berkisah tentang perjalanan manusia yang bermigrasi ke kota besar dan menghadapi cobaan untuk bertahan hidup, menaikkan kelas sosial, dan sebagainya.
Hal itu dirasakannya saat pindah kembali ke ibu kota. "Garis besar yang mau saya ceritain, ada orang yang baru pindah ke Jakarta, dan mengalami culture shock. Cerita proses kehilangan jati diri, ada soal pribadi saya, album ini juga seperti dokumentasi tentang cerita orang lain juga," jelasnya.
Dari segi musik, Laze mengungkapkan bahwa Waktu Bicara bukan album hip-hop 'garis keras' atau album yang terdengar dari playlist DJ di klub. Dia di sini menyajikan musik hip-hop modern yang juga fokus pada apa yang disampaikan.
"Saya ingin matahin stigma, rapper selalu identik dengan musik dugem atau klub. Padahal rapper juga seniman yang apa disampaikannya bisa disimak, kayak Slash dengan gitarnya, Travis dengan drummnya. Saya ingin hip-hop mendapat apresiasi yang sama," ucap Laze.
"Ini bukanlah album untuk berdansa, ini adalah album untuk berkisah," imbuhnya.
Dengan diluncurkannya album ini, Laze berharap musiknya bisa didengar lebih luas lagi. Untuk saat ini rapper yang terkenal berkat freestyle-nya itu hanya merilis album Waktu Bicara dengan format CD. Dia ingin pendengar kembali lagi mengapresiasi album fisik. Sementara untuk format digital baru akan dilepas beberapa waktu ke depan.
"Ini penanda titik awal untuk melaju lebih jauh lagi," tutup rapper yang pernah memenangkan acara Hip-Hop Asongan yang diadakan Saykoji tersebut.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
