Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 18 November 2019 | 22.48 WIB

Liku-Liku Maizura Meniti Karir: Dari Local Hero Jadi Rising Star

Maizura. (Imam Husein/Jawa Pos) - Image

Maizura. (Imam Husein/Jawa Pos)

Di film Bebas garapan Riri Riza, ada sosok Maizura, 19, yang berperan sebagai Vina Panduwinata. Vina dikisahkan sebagai cewek asal Sumedang yang pindah ke Jakarta. Rupanya, Maizura juga mengalami hal kayak gitu di hidupnya sekarang ini.

MAIZURA lahir dan besar di Makassar. Dia bisa menyanyi. Bakat itu ternyata menurun dari sang ayah, Asri Muri, dan bibi-bibinya yang penyanyi lokal. Karena keseringan dengerin mereka nyanyi, Maizura jadi terbiasa dengan musik dan lagu.

’’Aku nggak pernah belajar nyanyi atau musik secara formal. Bener-bener otodidak,’’ kata cewek kelahiran 7 Maret 2000 itu saat ditemui Rabu lalu (13/11) di ruang rekaman Musica Studio’s, label rekaman Maizura sekarang.

Sebelum bergabung dengan Musica, sosok Maizura sama seperti Vina yang diperankannya di Bebas. Anak muda dari daerah yang awam soal ibu kota. Di tempat kelahirannya, dia sebetulnya jadi langganan nyanyi di acara off air sejak SMP. Baik sebagai solois maupun bersama band.

Kelas XI, dia mengikuti audisi The Voice Indonesia 2016. Lolos hingga tampil di Jakarta. Sayang, langkahnya terhenti di babak Battle Round. Dia pun kembali ke Makassar untuk menuntaskan sekolah.

Di kota kelahirannya, nama Maizura jadi beken gara-gara pernah ikut The Voice Indonesia. Dia sering diundang nyanyi, bahkan dijuluki local hero alias artis lokal yang sangat populer di daerahnya. Honor awalnya sekitar Rp 250.000 per job.

Tawaran yang datang bukan cuma nyanyi, tapi juga akting. Alumnus SMAN 5 Makassar itu pernah mendapat peran untuk dua film lokal. Yakni, Cinta Cindolo Na Tape dan Lolai. Yang pertama tayang pada 2018 dan yang kedua belum tayang. Maizura yang mengaku agak ragu pas ditawari akting akhirnya masuk ke dunia seni peran.

Tahun lalu Maizura resmi bergabungdengan Musica. Dari situ, karir Maizura di Jakarta dimulai. Berawal dari kolaborasi dengan D’MASIV di lagu Selamat Jalan Kekasih dan The Art of Letting Go bersama Humania. Hingga akhirnya, nama Maizura terdengar oleh Miles Films. Dalam sebuah wawancara, sutradara Bebas Riri Riza mengaku mendengar tentang Maizura sejak kiprahnya di Makassar.

Ketika akhirnya di-casting hingga terpilih berperan dalam film yang merupakan adaptasi Sunny (film Korea Selatan), Maizura kaget sendiri. ’’Soalnya, waktu pertama datang ke Miles Films, nggak tahu kalau rumah produksi itu yang bikin Laskar Pelangi dan Ada Apa dengan Cinta?,’’ ungkapnya.

Karena itu film nasional pertamanya, latihan akting yang dijalani agak berbeda dengan film lokal. Maizura harus dilatih acting coach khusus dari Didi Petet Acting School. Dia mesti belajar bahasa dan logat Sunda khas Sumedang.

Tantangan lainnya, harus bisa berbaur dengan lima pemeran geng Bebas lainnya. Hampir seperti yang dialami Vina remaja di film. ’’Aku tuh pertama ketemu Sheryl (Sheinafia) dan yang lain diem aja. Soalnya, aku nggak tahu mau ngomong apa. Apalagi, gaya bicaraku nggak kayak orang Jakarta. Kagok banget,’’ tuturnya.

Sekarang dia makin sibuk berkarir di Jakarta. Karena itu, dia pindah dari Makassar sejak awal tahun ini. Sama seperti cerita Vina yang pindah dari Sumedang ke Jakarta. ’’Aku juga harus beradaptasi. Jakarta soalnya beda banget sama Makassar,’’ ujar Maizura yang ingin ikut main film action untuk proyek selanjutnya.

---

KATA MAIZURA TENTANG JAKARTA V MAKASSAR

Belum setahun tinggal di Jakarta, sebagai anak rantau Maizura punya kesan tersendiri.

APA-APA HARUS URUS SENDIRI

’’Di Makassar aku ada keluarga dan rumah. Jadi bisa lebih ringan soal keperluan sehari-hari. Di Jakarta, karena aku ngekos, apa-apa harus urus sendiri.’’

RITME KERJA

’’Di Makassar itu bisa lebih santai. Tapi, kalau di Jakarta, apa-apa harus serbacepat.’’

KESAN ORANG-ORANGNYA

’’Orang Makassar tegas namun ramah. Nah, kalau di Jakarta, masing-masing orang punya tujuan sendiri. They focus on their own thing.’’

MAKANAN

’’Cita rasanya beda banget. Sampai sekarang belum bisa nemu makanan Jakarta yang enak banget. Makanan Makassar selalu bikin kangen rumah.’’

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore