
Pembalap Movistar Yamaha, Valentino Rossi
JawaPos.com - Usia tidak menghalangi Valentino Rossi untuk melanjutkan persaingan di pentas MotoGP. Meski sudah 39 tahun, Rossi nyatanya mampu memberi perlawanan sengit pada pembalap-pembalap unggulan yang umurnya jauh lebih muda.
Di GP Qatar, Minggu (18/3) kemarin, Rossi finis urutan ketiga di belakang Andrea Dovizioso (Ducati) dan Marc Marquez (Repsol Honda). Menurutnya, usia tak jadi soal. Semua kontestan hanya perlu momentum yang tepat agar bisa menginjakkan kaki di atas podium.
"Dalam semua jenis olahraga, hasil merupakan hal yang paling penting. Saya balapan bukan untuk menunjukkan bahwa saya sudah tua. Saya ikut berlomba untuk menunjukkan pada diri sendiri bahwa saya masih sanggup berada di level puncak. Ini merupakan cara terbaik yang saya pikirkan," ucap Rossi pada Crash.
"Tahun ini 10 pembalap memiliki kecepatan yang hampir serupa. Banyak pembalap yang tampil dengan cepat dan harus menunggu waktu yang tepat agar bisa naik podium," tambahnya.
Di Qatar, Rossi finis dengan catatan waktu 42 menit 35.451 detik. Joki Movistar Yamaha itu selisih 0,797 detik dari Dovizioso yang meraih gelar juara. Sementara dengan Marquez di posisi runner up, Rossi berjarak 0,770 detik.
"Dovizioso dan Marquez sangat cepat di balapan kali ini. Saya coba memberi perlawanan, tapi akhirnya gagal," sesal Rossi.
Meski demikian, pembalap berjuluk The Doctor itu tetap puas dengan raihannya. Menurutnya hasil ini bisa jadi modal penting dalam menghadapi MotoGP musim 2018.
"Ada beberapa momen dimana saya bisa melaju dengan cepat. Bagi saya, finis di atas podium pada balapan pertama merupakan hasil yang bagus," ungkapnya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
