alexametrics

Ke Nusantara Aku Kan Kembali

23 Januari 2022, 11:35:32 WIB

Setelah bangau putih dengan satu kaki hinggap di moncongnya, baru si ”Bu” ini menjawab, ”Bu Khofifah Indar Parawansa itu kamu kira gubernur Jawa Timur. Salah! Darah biru kalangan pesantren itu sejatinya gubernur Surabaya. Beliau gubernur Surabaya yang singgasananya bercokol di ibu kota Surabaya, yaitu Jawa Timur.”

Waduh! Gendeng buaya ini. Suami Jendro itu mengelus dada sembari berandai-andai tentang masa lalu. Dulu Joko (wi) Tingkir saat naik getek untuk mengembangkan Kesultanan Pajang didorong oleh 40 buaya putih. Andai ada satu buaya saja model begini di antara 40 buaya di depan, samping kiri-kanan dan belakang getek, pasti Sang Joko tak bakalan sampai Pajang. Geteknya sudah keburu tenggelam di sungai.

***

”Sampean itu ya, kok, goblok to, Mas?” Jendro mendamprat suaminya, Sastro. ”Kamu kan sudah tahu. Buaya itu betul-betul bisa bicara kepada manusia. Dia bukan tipe manusia atau pemimpin yang pura-pura bisa berkomunikasi dengan manusia.”

Jendro menjelaskan bahwa omongan buaya di semak-semak itu bersayap, ibarat bangau putih yang lagi nangkring satu kaki di atas moncongnya. Ya, bersayap. Bahwa, menamai ibu kota baru Indonesia dengan ”Nusantara” sama saja dengan menamai ibu kota suatu provinsi dengan ”Jawa Timur” dan provinsi tersebut adalah provinsi Surabaya.

”Maksudmu, Dik, nama ibu kota suatu kawasan jauh lebih luas dari kawasannya?”

Editor : Ilham Safutra

Saksikan video menarik berikut ini:

Close Ads