alexametrics

Gajah dan Sesajen Tak Tertendang

Oleh: SUJIWO TEJO
16 Januari 2022, 12:09:14 WIB

***

Saat seluruh keasyikan pertemuannya dengan guru PAUD itu Jendro ceritakan ke suami, tentu kecuali yang soal ia berusaha agar tampak belum bosan pada misua, Sastro kurang menanggapi. Si lelaki sepuh lebih asyik ngobrol dengan gajah-gajahan yang mampu berbicara karena dilengkapi sajen oleh seorang mahasiswi ITS jurusan ITB.

”Sudahlah, Istriku. Jangan mau dikibuli bu guru PAUD. Mana ada anak-anak PAUD ngerti pilpres. Milenial sampai generasi Y dan Z saja belum tentu sadar bahwa tahun 2024 akan ada pilpres. Pilpres itu apa mungkin mereka juga nggak ngeh. Mereka tahunya mental health. Bagaimana cara tampak kaya di Instagram. Bagaimana cara pura-pura bahagia di TikTok walau pura-pura kurus tetap susah.”

”Ah, masak, sih, Pak? Ini penghinaan bagi anak-anak PAUD dan generasi Z. Nanti Sampean tak laporkan polisi, lho.”

”Lho, faktanya memang begitu. Mana ada anak PAUD yang kencing saja belum bisa lurus ujug-ujug bisa mikir politik. Kayak orang dewasa yang lagi nganggur saja? Kecuali kalau mereka diberi sajen yang tak tertendang oleh mahasiswi ITS jurusan ITB itu…”

”…O ya, sebelum lupa, sebutan ’mahasiswi ITS jurusan ITB’ itu cuma candaan Sastro buat mahasiswi ITS yang menggeluti sajen berupa kecerdasan buatan gajah. Gajah, avatar dewa ilmu pengetahuan Ganesha, adalah logo ITB.

Editor : Ilham Safutra

Saksikan video menarik berikut ini: