alexametrics

Melihat Banyaknya Dunia Melalui Perspektif Kuantum

Oleh MONIQUE CLARIZA*
17 Oktober 2021, 07:59:35 WIB

Dengan ramuan kalimat yang lugas dan sedikit teknis, buku ini membuat pembaca berpikir kembali bagaimana keadaan semesta kita dan mengapa berperilaku demikian.

APA yang ada di benak Anda ketika mengetahui bahwa di luar sana banyak sekali dunia lain? Dunia yang sama sekali berbeda dan memiliki peristiwa bertolak belakang dari yang Anda tempati saat ini. Hal tersebut bisa saja terjadi sebab tak ada yang tak mungkin menurut perspektif kuantum.

Dalam buku ini, Carroll sebagai seorang ahli fisika teori berhasil memuaskan dahaga pembaca tentang misteri ranah mikroskopis. Alam ini sejatinya telah dalam keadaan kuantum sejak awal. Dimulai dengan satu fungsi gelombang yang berubah menurut persamaan Schrdinger yang kemudian membuka peta jalan bagi kemunculan ruang dengan geometri yang ditentukan oleh belitan kuantum.

Lalu, bagaimana dengan waktu itu sendiri? Relativitas menganggap ruang dan waktu sebagai dua hal yang setara, tetapi mekanika kuantum tidak menyatakan itu. Ada dua kemungkinan yang membentuknya: waktu memang sudah ada di sana atau energi yang persis nol menggiring pada kemunculan waktu sehingga tidak fundamental.

Buku ini terbagi menjadi tiga bagian dengan total empat belas bab. Penulis terlebih dahulu membawa kita menyelam pada mekanika klasik di mana keadaan sistem diberikan oleh posisi dan kecepatannya. Tak ada yang rumit. Konsep Newtonian terlihat gamblang dalam mekanisme itu. Kenyataan bahwa makhluk hidup atau benda mati memiliki sifat besar, berat, dan makroskopis membuat fisika klasik sebagai pendekatan yang berlaku bagi kita. Namun, kita tahu bahwa entitas apa pun bersifat kuantum dan ilmuwan mulai berpikir ke arah sana.

Editor : Ilham Safutra




Close Ads