← Beranda

Kesedihan Nahrowi 30 Tahun Bertani dan Akan Kehilangan Tanah Garapan

Fersita Felicia FacetteJumat, 2 Maret 2018 | 23.23 WIB
Persawahan di Rorotan, Jakarta Utara

JawaPos.com - Rumah tapak program down payment (DP) nol rupiah akan dibangun di atas lahan sawah di kawasan Rorotan, Cilincing, Jakarta Utara. Sawah seluas 1,3 hektare tersebut masih produktif dan sebagian lahan persawahan itu baru saja panen.


Salah satu pemilik sawah di Kawasan Rorotan, Nahrowi, 50, mengaku sudah sejak 30 tahun lalu menjadikan sawah sebagai mata pencahariannya. Nahrowi menyewa lahan dari PT Nusa Kirana di belakang rumahnya seluas 1 hektare.


"Saya nyewa tanah PT Nusa Kirana seluas 1 hektare, itu sudah lama nyewanya semenjak orang tua saya masih ada. Sekarang saya melanjutkan, sudah sekitar 30 tahunan," kata Nahrowi saat ditemui JawaPos.com di Rorotan, Clincing, Jakarta Utara, Jumat (2/3).


Pria paruh baya ini menerangkan setiap dua kali dalam setahun sawah miliknya panen sebanyak enam ton gabah. Namun, Nahrowi tidak melakukan pengolahan sampai berbentuk beras. Dia hanya menjual gabah ke penampungan.


"Panen setiap 6 bulan sekali bisa sampai 6 ton gabah. Bentuknya gabah kita jualnya, naik ke darat langsung ditimbang," ungkapnya.


Selama 30 tahun mempunyai sawah, Nahrowi tidak menyangkal adanya kendala-kendala yang membuat sawahnya gagal panen. Namun, baginya hal itu sudah biasa dan dapat teratasi.


"Biasanya masalah air, misalnya hama burung juga, enggak terlalu banyak kendala, bisa diatasi sampai saat ini," ucapnya.


Sayangnya, Nahrowi harus merelakan usaha turun-temurun yang ditekuninya dalam waktu dekat ini. Pasalnya, lahan sawah tersebut akan dijadikan rumah tapak DP nol rupiah oleh pemilik lahan yaitu PT Nusa Kirana.


Dia mengaku, telah mengetahui rencana pembangunan rumah tapak itu. Namun belum ada penjelasan lebih lanjut terkait lahan yang disewanya. "Saya kurang tahu masalah itu, saya sudah dikasih tahu, tapi dia bilang nanti dikasih tahu lagi," pungkasnya.

EDITOR: Fersita Felicia Facette