← Beranda

Taman Safari Diserbu Warga, Kawasan Puncak Macet

Ilham SafutraSelasa, 27 Juni 2017 | 21.39 WIB
Anggota Satlantas Polres Bogor Kota mengatur lalu lintas di kawasan Puncak.

JawaPos.com - Kepadatan lalu lintas terjadi di seluruh wilayah pusat wisata, tak terkecuali Puncak, Bogor. Sejak Senin hingga Selasa pagi tadi, ribuan kendaraan sudah memadati jalur Puncak untuk berwisata.


Kepadatan lalu lintas terjadi sekira pukul 09.00-12.00 di wilayah kawasan Puncak, Bogor. Pada pukul 09.00 WIB jalur puncak masih dipadati pengendara. Umumnya  kendaraan yang memadati lokasi tersebut bernomor polisi plat B (Jakarta, Tangerang dan Depok).


Agar kepadatan itu tidak menjadi crowded, aparat dari Polres Bogor melakukan sejumlah pengaturan lalu lintas. Kasat Lantas Polres Bogor AKP Hasby Ristama mengungkapkan, untuk mengatasi kondisi lalu lintas pihaknya menerjunkan anggotanya di titik-titik rawan kemacetan, kecelakaan, dan daerah wisata.


"Polres Bogor sudah tergelar untuk menjaga ketertiban dan keteraturan di jalan sebanyak 120 personel lalu lintas Polri diterjunkan," tegasnya kepada JawaPos.com, Selasa (27/6).


Selain itu ada pula tambahan 2 STT Sat Sabhara Raimas dan 70 personel Polsek Gabungan dari Polsek Megamendung, Ciawi dan Cisarua. Semua itu dari mereka mobile di sekitar lokasi rawan kemacetan, kecelakaan dan di daerah tempat wisawata.


Di antaranya Taman Wisata Matahari dan Taman Safari serta Rumah Makan Cimori maupun Rindu Alam, yang merupakan destinasi wisata masyarakat. "Kepadatan terjadi sejak pagi tadi dengan kepadatan dari Taman Safari hingga Simpang Gadog dengan kecepatan 10-20 Km/jam," jelas Hasby.


Hal itu membuat antrean kendaraan dari gerbang tol Ciawi terjadi sepanjang 2 kilometer. Kondisi serupa juga terdapat dari Pasir Muncang hingga SP Sirait sepanjang 2 km. Hal itu juga diperparah dengan jalan yang menyempit (bottle neck). (cr1/JPG)

EDITOR: Ilham Safutra