JawaPos.com - Aksi tawuran maut yang terjadi di bawah fly over Pasar Rebo, Ciracas, Jakarta Timur kini tengah diusut polisi. Sejumlah pelajar yang terlihat di video itu kini tengah diburu keberadaannya.
Dari data dihimpun, tawuran itu terjadi antara SMK Adi Luhur dan STM Bunda Kandung. Di mana lokasi sekolahnya ada di Jakarta Selatan. Terkait tawuran, Kapolsek Ciracas Kompol Tuti Aini mengaku sangat kecewa dengan aksi para pelajar yang berasal dari wilayah luar Jakarta Timur tersebut. Pasalnya, kawasan Fly Over Pasar Rebo, Ciracas selama ini terkenal aman malah digunakan sebagai tempat tawuran maut.
"Yang tawuran itu dari Jakarta Selatan bukan dari Ciracas. Jadi mereka nyari-nyari tempat (tawuran)," ucapnya ketika dikonfirmasi, Jumat (24/2).
Perwira menengah ini juga berkata, dulunya di lokasi itu tidak pernah ada kejadian semacam itu. "Itu biasanya anak-anak kalau mau tawuran keliatan tinggal kita kejar sama pokdar sama tentara sama kita sudah pada kabur. Baru sekali itu mereka datang itu ke sini," paparnya.
Dia juga menuturkan, kedatangan para pelajar itu tak diketahui, jadi memang diam-diam tiba di lokasi. "Ngumpet-ngumpet mereka di samping bawah itu enggak keliatan kan jadinya mereka itu," ucapnya
Hingga kini, kata Argo, mereka terus menyelidiki penyebab tawuran itu. Mengingat ada satu nyawa melayang dari kejadian berdarah tersebut. "Kita masih lidik kerjasama dengan sekolahannya. Kemudian kita koordinasi dulu," tukasnya. (elf/JPG)