JawaPos.com - Dokter Ryan Helmi (41) menjadi pelaku pembunuhan dengan cara menembak istrinya sendiri dokter Letty Sultri (46) dengan enam kali tembakan. Pelaku ternyata pernah menyewa gedung klinik Amalia yang tidak jauh dari lokasi kejadian.
Najib (25) seorang pekerja di klinik Amalia mengaku sempat menjalin komunikasi dengan Helmi saat masih menyewa gedung klinik Amalia.
"Saya sempat ngopi bareng, ngerokok bareng sama pelaku," kata Najib kepada JawaPos.com di depan klinik Azzahra Medical Center, Cawang, Jakarta Timur, Senin (13/11).
Najib mengku, Helmi merupakan pribadi yang tertutup dan jarang berbicara kepada siapapun. "Meskipun suka ngopi dan ngerokok bareng, dia jarang ngobrol sama orang," ungkap Najib.
Menurut Najib, Helmi merupakan dokter kecantikan wajah yang memang memiliki klain rata-rata perempuan. "Iya dia dokter kecantikan wajah," ujar Najib.
Meski demikian, kata Najib, Helmi yang menyewa gedung klinik Amalia lantai empat itu jarang datang ke klinik. "Dia nyewa selama setahun. Tapi jarang datang ke klinik," tutur Najib.
Terkait kasus asusila Hilmi kepada pekerja di klinik Amalia, Najib menjawab tidak dapat menjelaskan secara rinci. "Iya pernah, tapi saya tidak tahu pastinya, yang tahu bos saya," jelas Najib.
Terkait hal yang sama, Fikar keponakan dr Letty Sultri mengaku sosok Helmi yang tertutup dan dikenal sombong kepada keluarga Letty. "Dia (Helmi) nggak dekat sama keluarga almarhum, tertutup orangnya," ujarnya.
Fikar menyebut, Helmi pernah melakukan tindak kekerasan terhadap istrinya. Namun, Letty tidak pernah cerita berkaitan hal itu. "Iya, Tante pernah dipukul oleh pelaku, itu cerita ke Nenek," ucapnya.
Menurutnya, kejadian penembakan itu membuat keluarga terpukul. "Keluarga berharap pelaku dikenakan hukuman yang setimpal atas apa yang telah diperbuatnya," jelasnya.
Seperti diketahui, seorang dokter bernama Letty Sultri tewas tertembak di tempat kerjanya di klinik Azzahra Medical Centre, Cawang, Jakarta Timur, Kamis (9/11). Lety ditembak sebanyak enam kali oleh pelaku hingga tewas di tempat sebelum sempat dilarikan ke rumah sakit.
Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Pol Andry Wibowo mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.00 WIB siang.
"Itu Azzahra klinik, yang Jatinegara Keroncong, deket Polsek Jatinegara itu loh arah Cililitan. Korban meninggal," kata Kombes Pol Andry Wibowo saat dikonfirmasi, Kamis (9/11).
Meski sempat kabur, pelaku yang ternyata tak lain adalah suaminya yang juga seorang dokter bernama Helmi menyerahkan diri ke polisi. Saat menyerahkan diri, polisi menemukan dua senpi yang diduga dipakai Helmi untuk menghabisi Letty.
Senjata api itu jenis Revolver dan FN, yang kini telah disita polisi. Helmi sendiri disangkakan Pasal 338 dan 340 KUHP dan Undang-Undang Darurat RI tentang kepemilikan senjata.
Motif sementara hingga Helmi nekat membunuh istrinya itu diduga karena tidak terima dengan perceraiannya dengan Letty yang kini diketahui tengah masuk di Pengadilan Agama.