Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 Mei 2018 | 22.15 WIB

Seret Ketua Majelis Syuro PKS, Fahri Hamzah: Saya Cuma Mau Sohibul!

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah - Image

Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah

JawaPos.com - Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah mengatakan, kedatangannya ke Polda Metro Jaya untuk melengkapi keterangan terkait pelaporannya terhadap Presiden PKS, Sohibul Iman. Dalam pemeriksaan itu, Fahri menilai lawannya tidak mau sendirian dalam kasus tersebut.


Fahri mengatakan, dalam kasus ini Sohibul berupaya menyeret Ketua Majelis Syuro PKS (Salim Al-Jufri) untuk dijadikan saksi atas laporannya. Padahal Fahri tidak ingin melibatkan orang lain, lantaran dirinya hanya mempersoalkan pernyataan Sohibul di salah satu program stasiun Tv swasta.


"Tapi rupanya Sohibul memaksa bahwa peristiwa tuduhan beliau kepada saya bohong dan membangkang itu, benar adanya dengan cara menarik Ketua Majelis Syuro," kata Fahri di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (2/5).


Dia menduga, Sohibul sengaja menyeret orang lain karena dia tidak bisa menyelesaikan persoalan ini sendiri. Bahkan, menurut Fahri, Sohibul tak ingin bertanggung jawab setelah penyataannya menjadi sebuah kasus.


"Saya kira ada persoalan Sohibul tak mau bertanggung jawab sendiri, sehingga dia menyeret orang lain. Menurut saya ini nggak bener. Harusnya hadapi sendiri, nggak usah ngajak orang lain," ungkapnya.


Lebih jauh Fahri menerangkan, jika Sohibul bersikukuh untuk menyeret orang lain dalam persoalan ini, maka dia menegaskan tidak segan-segan membeberkan persoalan lain.


"Tapi saya nggak mau ngelarang kalau ada yang lain mau terlibat silakan, saya juga siap dengan banyak persoalan yang akan saya buka," tukasnya.


Alasan Sohibul yang kukuh menyeret nama Ketua Umum Syuro itu lantaran berdasarkan pengakuan Sohibul, penyataannya kepada Fahri diketahui melalui pihak lain. Padahal, kata Fahri, Sohibul tidak berhak mengeluarkan pernyataan seperti itu jika tidak mengalaminya sendiri.


"Lebarin ya itu nanti kan itu dia mau bilang bahwa dia dengar dari si A, si B, ya jangan dong dia sendiri nggak mengetahui, nggak pernah mendengar ada peristiwa dengan saya kan. Dia kan nggak tau, nggak pernah bertemu saya, tapi dia ngarang cerita gitu lho," terangnya.


Fahri pun mengimbau agar tidak ada pihak lain yang masuk dalam pelaporannya ini. Karena, dia menegaskan hanya mempersoalkan pernyataan dari Sohibul.


"Saya terus terang ya, saya mengimbau orang lain nggak usah ikut lah. Ini soal pribadi Saudara Sohibul Iman. Tidak ada serangan kepada partai, ini soal pribadi. Saya cuma mau Sohibul Iman," pungkasnya.

Editor: Fersita Felicia Facette
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore