← Beranda

Fakta-fakta Keren Truck Utility Topa Jip dan Iwan Jip

Thomas KukuhSabtu, 25 Maret 2017 | 20.40 WIB
BARANG LANGKA: Iwan Jip (depan) menunggang Harley-Davidson WLA 41. Kanan, Topa Jip dan utility truck bekas US Marine Force. Belakang adalah Khalil Jip dan kendaraan bekas US Army.

JawaPos.com - NAMA lengkap Jip militer ini adalah Truck Utility 1/4  4x4  M151 A2, atau lebih dikenal dengan Jip seperempat ton (quarter ton).  Ini merupakan kendaraan militer ringan untuk mengangkut personel dan sejumlah kecil peralatan dan persenjataan tempur.  Jip ini dirancang cepat dan lincah bermanuver di medan-medan berat.  Serta mampu beroperasi secara mandiri dan efisien.



M 151 A2 melayani tentara Amerika dalam perang Vietnam.  Diproduksi sejak tahun 1969 hingga 1982. Ini adalah seri kendaraan utilitas yang bleh dibilang tersukses dan masih dipakai di berbagaia Negara di dunia saat ini. 



Warga Lidah Wetan, Iwan Effendy dan Mustofa atau yang lebih dikenal dengan Iwan Jip dan Topa Jip memiliki dua unit M 151 A2. Mereka membeli keduanya pada tahun 2011. Kemudian dengan sabar, selama 5 tahun mereka melengkapi aksesoris dan peralatan hingga benar-benar mirip dengan aslinya. 



Semua peralatan di atas jip adalah relik dari perang Vietnam. Namun masih berfungsi utuh. Sirinenya masih nyaring. Alat detector senjata kimia yang sensitive terhadap gas tertentu juga masih bisa berbunyi jika ada bau menyengat. “Kalau disetel, kita ngentut aja alat ini bunyi,” kata Topa.



Menghidupkan mesinnya juga tidak sembarangan. Pertama kuci kontak diputar ke titik “on” energi dari aki akan on. Kemudian kenop untuk mengaktifkan koil, tombol starter ada di bawah kaki. Diinjak perlahan disertai sedikit gas. 



Mengemudinya juga pakai skill khusus karena kemudi ada di sebelah kiri. Namun kata Topa pada dasarnya tidak ada perbedaan, hanya saja perlu perhitungan dan ruang yang lebih luas ketika akan mendahului kendaraan lain. Topa sendiri terlihat sangat ahli dalammengemudikannya. “Kalau mobil setir di kanan malahan saya kurang srek,” katanya.  



Sejak selesainya pembangunan Jip mereka pada tahun 2015 lalu, Iwan dan Topa kini kebanjiran order untuk ikut meramaikan berbagai macam upacara dan arak-arakan. Baik sipil maupun militer. Paling sering, Jip mereka dipinjam untuk upacara di markas-markas TNI AL di Surabaya. 



7 Februari 2016 lalu, Tri Rismaharini dan Wisnu Sakti Buana, Wali kota dan Wakil Wali kota Surabaya menggunakan Jip milik Topa dan Iwan sebagai mobil terdepan dalam arak-arakan kemenangan mereka mngitari kota Surabaya. Diikuti oleh konvoi panjang para pendukungnya. 



Biasanya, Topa tidak mau orang lain yang mengemudikan Jip kesayangannya ini. Namun, behubung yang meminta adalah Wawali, maka lantas ia mengabulkan. Topa dan Iwan sendiri yakin bahwa hingga saat ini belum ada yang menyamai kreativitas dan orisinalitas kedua Jip ini. Di Surabaya, ataupun di Jatim. “Mungkin di Indonesia juga, belum ketemu saya yang seperti ini,” kata Topa sambil menepuk kap mesin Jip kesayangannya. (tau/jpg)




Fakta-fakta tentang Truk Utility M151 A2


Nama : Truck Utility ¼  4x4  M151 A2,  


Produksi     : AM General Coorporation, 


Panjang      : 133 in (3,380 mm)


Lebar : 64 in (1,630 mm)


Tinggi : 71 in (1,800 mm) dengan atap terpasang (1,350 mm) tanpa  atap



Kaki –Kaki


4 WD. Tiap roda punya suspensi mandiri. Ditopang oleh coil spring. Tiap roda bisa meningi atau merendah  menyesuaikan dengan gronjalan di jalan raya. Di sebagai tambahan, ada propeller (baling-baling kecil) di bawah mobil bagian belakang. Kalau sedang menerobos banjir, propeller ini berfungsi untuk menjadi pendorong tambahan. 



Body 


Dibuat dari bahan logam dengan lapisan tahan air. Warnanya hijau gelap dan coklat tua. Punya jaring kamuflase (camo-netling) untuk penyamaran. Bisa mengangkut sampai 4 prajurit dan peralatan hingga 250 kilogram.   



Mesin 


Mesin depan berkekuatan 2.200 cc  Transmisi 4 kecepatan. Komponen mesin juga dilindungi dengan lapisan kedap air. Ada deep water fording. Mirip seperti snorkel raksasa untuk tempat mesin bernafas ketika berjalan di tengah banjir. 



Peralatan 


Peralatan Utilitas berupa alat penarik (towing), kapak, sekop, stasiun radio mini dengan emplifier dan repeater. Kompresor mandiri, alat las, pendeteksi senjata kimia.  



Lampu


Lampu terdiri dari beberapa jenis, lampu sorot, dua pasang lampu depan utama berwarna tugsten. Dengan dua mode. Mode regular dan mode mata-mata.  Satu lampu cadangan untuk keadaan darurat. Ada juga lampu pembaca peta di kursi samping sopir dengan mode biasa dan mode pengintaian.   



Personel 


Personel dilengkapi dengan pelampung dan tempat air minum, serta beberapa slot untuk senapan. Biasanya M16 atau sejeninsnya. Satu radio transmitter gendong untuk kondisi darurat. 



Persenjataan


Satu tonggak meriam (pedestal mount) yang bisa diatur tinggi rendahnya  leher tonggak bisa digerakkan 360 derajat azimut, serta 90 derajat vertikal. Senjatanya adalah meriam serbu M2 Browning dengan peluru caliber 30 hingga 50 mm. di versi lain, meriam utama ditempatkan di kursi sopir dengan Browning berkaliber 30 mm.    


EDITOR: Thomas Kukuh