
SUDAH LANGGANAN: Keluarga Ratna Ningsih menikmati rujak cingur di warung Nur Aini di Jalan Raya Sedati Gede Senin (26/6).
Bicara kuliner di Kota Delta memang tak ada habisnya. Apalagi saat musim Lebaran seperti sekarang. Selain bersilaturahmi dengan sanak saudara dan teman lama, mencicipi kuliner asli pantang dilewatkan.
SALAH satu kuliner hit di Sidoarjo adalah rujak cingur. Meski sedang musim liburan, beberapa rumah makan dengan menu utama rujak cingur tetap diserbu pelanggan. Misalnya, warung Rujak Cingur Bu Aini Sedati di Jalan Raya Sedati Gede. Yang istimewa, rujak cingur tersebut menggunakan ramuan tujuh jenis petis.
Saat Jawa Pos mengunjungi warung bercat hijau itu sekitar pukul 09.00 Senin lalu (26/6), beberapa pelanggan tampak mengantre untuk menunggu pesanannya datang. ’’Silakan rujak cingur spesialnya,’’ ujar salah seorang pramusaji kepada rombongan keluarga yang duduk di dekat pintu.
Mereka adalah keluarga Retna Ningsih dari Kecamatan Taman. Retna datang bersama orang tua dan dua anaknya. Retna memesan tiga porsi rujak cingur spesial dengan tambahan cingur yang sudah dimasak lembut. ’’Sudah langganan lama. Kalau pengin rujak cingur ya pasti ke sini,’’ tuturnya.
Di meja yang lain, keluarga Tomy Gunawan memesan lima porsi rujak cingur spesial plus dua porsi kikil kambing yang juga disediakan depot tersebut. ’’Dari Malang mau ke Surabaya, tapi mampir dulu buat makan siang. Tiap Lebaran pasti menyempatkan makan rujak cingur di sini,’’ kata Tomy. Menurut dia, rujak cingur yang dihidangkan di warung milik keluarga Nur Aini dan mendiang suaminya, Nurul Yakin, sangat enak dan tak membuat enek.
Rujak cingur khas resep Aini eksis sejak 1997. Saat itu, Aini membuka warung sederhana di emperan jalan bersama sang suami. ’’Ya saya coba bikin resep istimewa. Petisnya tujuh macam,’’ ucap Aini. Cerita soal kelezatan rujak cingur bikinan Aini pun menyebar dari mulut ke mulut. Getok tular. Apalagi, Aini kerap berpartisipasi dalam festival jajanan tradisional.
’’Alhamdulillah, tidak ada turunnya sejak itu. Saya selalu optimistis karena niat saya memang melestarikan makanan tradisional,’’ terang Aini. Beberapa artis dan pejabat penting dari Jakarta juga pernah mencicipi rujak cingurnya. Di antaranya, Ari Lasso dan Kapolri Tito Karnavian.
Di Desa Kedensari, Tanggulangin, ada pula warung rujak cingur yang cukup terkenal. Depot Rujak Cingur Tanggulangin namanya. Saat Idul Fitri seperti sekarang, pengunjung kian membeludak.
Diah Arissa Purwanti, misalnya. Dia datang jauh-jauh dari Gresik karena kepincut dengan cita rasa rujak cingur di tempat tersebut. ’’Ini sudah lapar. Capek perjalanan jauh dari Gresik ke sini,’’ ujarnya, lantas tersenyum. Dalam sehari, Depot Rujak Cingur Tanggulangin mengolah cingur tujuh hingga sepuluh sapi. (via/c18/pri)

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
