alexametrics

Alexis Ditutup, Alumni Aksi 212 Apresiasi Sikap Tegas Anies

31 Oktober 2017, 22:37:11 WIB

JawaPos.com – Tidak diperpanjangnya izin operasional Hotel Alexis oleh Gubernur Anies Baswedan atas nama Pemprov DKI Jakarta, mendapat apresiasi dari publik, termasuk dari Gerakan Nasional Pengawal Fatwa MUI (GNPF MUI) yang merupakan alumni Aksi Bela Islam 212.

“Anies-Sandi sudah menepati janjinya. Janji-janji kampanyenya. Kedua secara hukum dia telah menegakkan hukum karena orang yang memberikan uang untuk asusila itu dilarang undang-undang,” ucap anggota Tim Advokasi GNPF MUI Kapitra Ampera saat dihubungi, Selasa (31/10).

Dia berpendapat, Anies Baswedan sebagai pejabat publik dan politik memiliki tanggung jawab untuk melindungi warganya dari kegiatan yang merusak moral kesusilaan.

Alexis Ditutup
Loker, tempat penyimpanan baju tamu pijat di Alexis (Ismail Pohan/Indopos/JawaPos.com)

“Hal itu sudah sepatutnya memang perbuatan penutupan Alexis itu dilakukan. Sebagai pejabat negara, sebagai pejabat politik, itu menjadi tanggung jawab sosial politik dan hukum dia,” ucap dia.

Diketahui, Pemprov DKI Jakarta untuk tidak melanjutkan izin usaha Hotel Alexis dan Griya Pijat Alexis. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, keputusan ini merupakan wujud realisasi janji kampanye menutup tempat yang diperuntukkan tidak sesuai izinnya.

“Kita tegas. Kita tidak menginginkan Jakarta menjadi kota yang membiarkan praktik-praktik prostitusi,” ujarnya di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (30/10).

Menurut Anies, keputusan Pemprov DKI Jakarta didasarkan pada berbagai laporan, keluhan, dan pemberitaan warga. Hotel Alexis dan Griya Pijat Alexis dinilai telah melakukan kegiatan yang tidak diperkenankan dan dilarang dalam penyelenggaraan usaha.

Sebelumnya GNPF-MUI juga sering menyuarakan agar lokasi wisata yang diduga sebagai tempat prostitusi terselubung agar dicabut izinnya. Sebab ditengarai sejumlah hotel dan griya pijat di Jakarta disalahgunakan sebagai tempat prostitusi. Di sana pengelolanya menyiapkan perempuan sebagai pekerja seks komersial (PSK) yang berkedok sebagai terapis pijat.

Editor : admin

Reporter : (elf/JPC)


Close Ads
Alexis Ditutup, Alumni Aksi 212 Apresiasi Sikap Tegas Anies