alexametrics

Polda Metro Tembak Mati 21 Gembong Narkoba

30 Desember 2017, 15:53:41 WIB

JawaPos.com – Polda Metro Jaya menunjukkan keseriusannya dalam menekan peredaran narkoba. Sepanjang 2017, setidaknya ada 21 gembong narkoba yang meregang nyawa setelah diterjang timah panas petugas. Mereka terpaksa ditembak mati karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap.

“Jumlah 21 orang yang ditembak mati tahun ini, merupakan angka terbanyak dibanding polda lainnya,” kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Idham Azis dalam keterangan pers di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Sabtu (30/12).

Total ada 55 gembong narkoba yang ditembak mati di seluruh Indonesia pada tahun ini. Artinya, Polda Metro Jaya mengambil hampir setengah kasus penembakan mati bandar narkoba di tanah air. “Hampir 48 persen dilakukan di Polda Metro Jaya,” tandas mantan Kadiv Propam Polri itu.

Meski demikian, penyelundupan narkoba di wilayah hukum Polda Metro Jaya mengalami peningkatan sekitar 14 persen. Sebanyak 6.087 kasus penyelundupan narkoba berhasil diungkap tahun ini. Sedangkan tahun lalu ada sebanyak 5.333 kasus. Atau meningkat sebanyak 754 kasus.

Kedepan, Polda Metro Jaya akan menindak lebih tegas para pelaku narkoba. Pasalnya, barang haram tersebut dapat merusak generasi muda dan mengancam masa depan bangsa.

Semetara itu, angka kejahatan di wilayah hukum Polda Metro Jaya sepanjang 2017 mengalami penurunan sebesar 21 persen. Dari 43.149 kasus pada 2016 turun menjadi 34.227 kasus di 2017. Resiko penduduk terkena tindak pidana juga mengalami penurununan. Dari 190 orang pada 2016 menjadi 150 orang di 2017.

Idham mengklaim bahwa wilayah hukum Polda Metro Jaya kondusif. “Situasi yang aman dan kondusif memberikan dampak fisik dan psikis rasa aman kepada masyarakat. Dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, Polda Metro Jaya terus memperbaiki sistem menuju penyelenggaraan negara yang lebih baik,” tutur lulusan Akpol tahun 1988 itu.

Editor : admin

Reporter : (rdw/JPC)


Close Ads
Polda Metro Tembak Mati 21 Gembong Narkoba