alexametrics

Komentar Kemenaker soal Tembok Apartemen Pakubuwono Roboh

29 Desember 2017, 23:27:19 WIB

JawaPos.com – Pihak Kementerian Ketenagakerjaan menyoroti kasus robohnya tembok proyek Apartemen Pakubuwono Spring di Jakarta Selatan. Apalagi kasus itu mengakibatkan 3 tiga orang pekerja tewas. Diduga pelaksana proyek tidak menjalankan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3)

“Kementerian maupun dari Dinas (Ketenagakerjaan) DKI sudah turun dan diduga keras di situ ada beberapa prosedur tentang K3 yang tidak dipenuhi oleh perusahaan,” ujar Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan dan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (Binwasnaker & K3), Sugeng Priyanto di Jakarta, Jumat (29/12).

Sugeng menyebut, robohnya tembok Apartemen Pakubuwono Spring diduga ada penyangga yang kurang tangguh. Hal itu bisa saja dipicu penghitungan tiang penyangga yang tidak seimbang.

Saat tembok roboh diketahui ada pekerja yang sedang melakukan penimbunan tanah untuk membuat taman di atap. Saat itu juga, ada pekerja yang mengerjakan interior di bawah. Tak ayal, pekerja yang di bawah menjadi korban.

Menurutnya, kecelakaan di proyek konstruksi ini karena ada beberapa prosedur K3 yang dilanggar. Jika pelanggaran itu terbukti, maka pelaksana proyek akan dijerat sanksi hukum sebagaimana yang diatur dalam Undang-undang Ketenagakerjaan. “Sanksi akan disesuaikan dengan pelanggaran yang dilakukan,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui robohnya tembok Apartemen Pakubuwono Spring terjadi pada Rabu (27/12) pagi. Kejadian itu bermula dari pengerjaan fabrikasi kayu atau plafon di area podium pada Selasa (26/12) malam, sekira pukul 20.15 WIB.
Pada Rabu dini hari, tiba–tiba area podium patah dan roboh di bagian tepinya. Enam pekerja yang berada di bawah tertimpa reruntuhan bangunan.

Tiga orang bernama Adi alias Bima, Kirul Ma’sum dan Dedi Irawan meninggal setelah tertimbun reruntuhan tembok. Sementara tiga pekerja mengalami luka-luka. Mereka yakni, Aris Suryanto mengalami luka patah pada pergelangan tangan kiri dan kaki kanan, Muklas mengalami luka sobek di kepala sebelah kiri dengan tujuh jahitan dan Idris mengalami luka lecet di ketiak kiri dan kanan serta luka sobek di kaki sebelah kiri dengan lima jahitan.

Editor : admin

Reporter : (rgm/JPC)


Close Ads
Komentar Kemenaker soal Tembok Apartemen Pakubuwono Roboh