alexametrics

Progress Capai 80,15 Persen, MRT Diyakini Beroperasi Sesuai Jadwal

26 September 2017, 18:18:00 WIB

JawaPos.com – Pembangunan proyek moda transportasi umum mass rapid transit (MRT) Jakarta struktur bawah tanah (underground) telah tuntas 90,22 persen. Sementara, struktur layang atau elevated sendiri selesai hingga 70,16 persen.

Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar menyebutkan total keseluruhan pembangunan saat ini mencapai 80,15 persen. Dia memastikan pengoperasian MRT sesuai jadwal yang telah direncanakan.

“Per 25 September perkembangan konstruksi kami sudah mencapai 80,15 persen secara keseluruhan. Dengan perkembangan ini, dapat dipastikan MRT akan beroperasi sesuai jadwal,” ujarnya dalam Forum Jurnalis dan Blogger MRT Jakarta di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (26/9).

Progress Capai 80,15 Persen, MRT Diyakini Beroperasi Sesuai Jadwal
Direktur Utama PT MRT Jakarta William Sabandar, di Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (26/9). (Yesika Dinta/JawaPos.com)

Selain itu, pemasangan track railway juga telah dilakukan dan sudah sepanjang 1.360 meter. Track tersebut dipasang dengan keseluruhan total panjang rel, yakni kurang lebih 36 ribu meter.

Terdapat 13 stasiun yang sedang dibangun saat ini, terdiri dari 7 stasiun elevated di Lebak Bulus, Fatmawati, Cipete Raya, Haji Nawi, Blok A, Blok M, dan Sisingamangaraja. Serta 6 stasiun underground di Stasiun Senayan, Istora, Bendungan Hilir, Setiabudi, Dukuh Atas, dan Bundaran Hotel Indonesia.

Moda yang disinyalir bermanfaat bagi perbaikan kualitas udara dan solusi kemacetan itu saat ini membangun fase 1, dengan jalur Lebak Bulus-Bundaran HI yang panjangnya 16 kilometer.

Berdasarkan perhitungan PT MRT, 173.400 penumpang akan terangkut setiap harinya. Jumlah tersebut melalui 16 set kereta, 14 set kereta operasi dan 2 kereta cadangan.

“Waktu tempuh rute ini adalah 30 menit dengan jarak antar kereta 5 menit sekali,” kata Willy.

“Rel kereta api fase 1 ini berstruktur Direct Fixation Tract dengan Anti Vibration Sleeper, untuk jalur layang, dan Direct Fixation Track dengan PC Sleeper untuk jalur bawah tanah, dan Ballasted Track untuk di depo,” tambah dia.

Sementara itu, MRT tengah dalam persiapan fase 2 dengan jalur Bundaran HI-Kampung Bandan ditargetkan mulai dibangun pada Oktober 2018.

Pemerintah berencana membangun MRT Jakarta untuk dua koridor, yaitu selatan-utara dan timur-barat, mulai Cikarang, Bekasi hingga Balaraja, Banten. Koridor timur ke barat akan dibangun pada tahun 2020, membentang sepanjang 87 km. 

Editor : admin

Reporter : (cr3/JPC)

Progress Capai 80,15 Persen, MRT Diyakini Beroperasi Sesuai Jadwal