JawaPos Radar

Kasus Pencemaran Nama Baik oleh Ahok Dilimpahkan ke Polda Metro

23/11/2016, 17:38 WIB | Editor: admin
Kasus Pencemaran Nama Baik oleh Ahok Dilimpahkan ke Polda Metro
Basuki Tjahaya Purnama alias Ahok (dok.JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Bareskrim Polri menerima laporan kasus dugaan fitnah dengan pencemaran nama baik oleh Gubernur non aktif DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terhadap pendemo 4 November. Di mana Ahok menuding pendemo dibayar Rp 500 ribu per orangnya.

Melalui wawancara dengan media Autralia yakni ABC News, Ahok disebut pelapor telah memfitnah mereka karena menyebut pendemo 4 November dibayar Rp 500 ribu.

Kabareskrim Komjen Ari Dono Sukmanto mengatakan laporan terkait dugaan fitnah  terhadap pendemo 4 November tersebut dilimpahkan Bareskrim ke Polda Metro Jaya. "Iya dilimpahkan ke Polda Metro," kata Ari di Mabes Polri, Rabu (25/11).

Sementara itu Kadiv Humas Polri, Irjen Boy Rafli Amar menjelaskan dilimpahkan kasus dugaan fitnah pendemo 4 November dibayar ke Polda Metro Jaya lebih kepada pembagian tugas saja.

"Bagi-bagi saja, artinya penyidik kita tersebar di mana-mana. Karena penyidik Polda, Polres, Polsek sama juga penyidik Polri juga tidak ada perbedaan," terang Boy.

Pelimpahan sendiri dilakukan sekira dua hari lalu. Namun, kata mantan Kapolda Banten ini, untuk tindak lanjut kasus masih berupa penyelidikan.

"Kalau enggak salah dua hari lalu, tindak lanjutnya penyelidikan jadi masih pendalaman dulu materi isi karena bersumber dari berita dan hasil wawancara. Harus diselidiki dulu kapan peristiwanya, reporternya hari itu dengan media asing karena berbahasa inggris ini masih fase penyelidikan," tukasnya. (elf/JPG)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up